Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Intelektual Suriah Kecam Amerika Serikat

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 13 Juli 2011 20:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Intelektul-intelektual Suriah sangat marah kepada pemerintah Amerika Serikat yang mengatakan akan “melucuti rezim Suraih dan Presiden Bashar Al Assad dari kekuasaannya,” setelah kelompok pendukung pemerintah merusak gedung Kedutaan AS di Damaskus, Ahad (10/7).

Muhammad Fattouh, seorang penulis, wartawan dan aktivis oposisi, mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton yang mengatakan bahwa Assad kehilangan legiimasinya.

“Masyarakat internasional, termasuk saudara Arab kami, tidak tergerak dengan pertumpahan darah yang terjadi di Suriah selama empat bulan ini. Pecahnya kaca kedutaan lebih berharga bagi Amerika Serikat daripada ratusan nyawa manusia. Kemunafikan AS ini akan terukir dalam buku sejarah Suriah,” ujarnya.

Untuk pertama kalinya sepanjang demonstrasi lebih dari 1.000 intelektual Suriah, penulis dan wartawan akan turun ke jalan-jalan Damaskus hari Rabu (13/7) untuk menunjukkan solidaritas mereka atas aksi protes rakyat.

Mereka memperingatkan pemerintah agar tidak menggunakan kekerasan selama mereka melakukan aksi turun ke jalan yang akan dimulai dari Masjid Al Hasan, di jantung ibukota pada pukul 6 pagi. Mereka mengatakan demonstrasi mereka adalah sebuah aksi damai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerika Serikat menuding pemerintah Suriah mengalihkan perhatian dengan merusak gedung kedutaan mereka dan Prancis, Senin (11/7).

Menanggapi peristiwa yang menimpa kedutaan negaranya Menlu Hillary Clinton mengatakan, “Presiden Al Assad tidak diperlukan lagi, dan kami sama sekali tidak berharap ia tetap memegang kekuasaannya.”

“Menurut perspektif kami, ia telah kehilangan legitimasi,” kata Clinton.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Produk Indonesia Berpeluang Besar di Timur Tengah
Tulisan selanjutnya Baznas Beri Beasiswa pada Mahasiswa 22 PTAIN

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?