Hidayatullah.com–Serbia menangkap buronan kakap penjahat perang di bekas negara Yugoslavia yang terakhir pada hari Rabu (20/7).
Goran Hadzic, seorang pemimpin Serbia Kroasia pada saat perang Kroasia 1991-1995 ditangkap oleh pasukan Serbia di kawasan indah taman nasional Fruska Gora, sekitar 65 kilometer arah utara Beograd.
“Kami meringkusnya saat dia akan menemui seorang pembantu. Dia telah mengubah penampilannya sedemikian rupa dan membawa surat-surat palsu,” kata seorang petugas yang ikut dalam operasi itu.
“Dia tidak melawan saat ditangkap, tapi kami sudah bersiap-siap menghadapi segala situasi,” kata penuntut Mahkamah Internasional kepada Reuters, sebagaimana dilansir SPA.
Sebuah lukisan hasil curian karya perupa Italia Amedeo Modigani memberi pihak berwenang petunjuk penting untuk menemukan Hadzic.
Hadzic, 52, merupakan tokoh kunci atas pecahnya Republik Krajina Serbia di Kroasia. Setelah penangkapan penjahat perang Bosnia, Ratko Mladic, dia menjadi penjahat perang di bekas Yugoslavia terakhir yang dicari-cari Mahkamah Kejahatan Internasional PBB di Den Haag.
Lebih dari 10.000 orang meninggal dunia dalam perang d Kroasia yang berakhir ketika Zagreb bisa merebut kembali wilayah yang dikuasai tentara Serbia pada tahun 1995.*