Hidayatullah.com–Putra pemimpin Libya Muammar Qadhafi yang dikabarkan telah ditangkap oleh pasukan pemberontak, Saif Al Islam, tiba-tiba muncul di istana ayahnya Bab Al Aziziyah, Tripoli, Selasa (23/8).
Rekaman televisi menunjukkan Saif Al Islam tersenyum seraya mengacungkan dua jarinya membuat simbol V, sebagai tanda kemenangan. Ia dielu-elukan rakyat yang setia dengan kepemimpinan muammar Qadhafi.
“Kita berhasil memukul pemberontak. Itu adalah jebakan. Kami membuat mereka kesulitan, sehingga kita menang,” kata Saif.
“Ambil senjata kalian hari ini, angkat senjata hari ini,” ujarnya kepada para pendukungnya. “InsyaAllah kita akan menyerang tikus-tikus itu hari ini,” katanya lagi seraya disambut terikan banyak orang.
Saif Al Islam bahkan mengajak wartawan berkeliling ke tempat-tempat di Tripoli yang masih dikuasi oleh pasukan pemerintah.
Kemunculan Saif Al Islam secara tiba-tiba di Tripoli tentu sangat mengejutkan semua pihak.
Pada Sabtu malam lalu kelompok pemberontak mengumumkan bahwa Saif Al Islam telah berhasil ditangkap oleh pasukan khusus mereka, seiring dengan klaim keberhasilan mereka menguasai sebagian besar wilayah ibukota Tripoli.
Kabar penangkapan Saif bahkan ditegaskan oleh Mahkamah Kejahatan Internasional yang menjadikan Saif Al Islam dan Muammar Qadhafi sebagai target penangkapan mereka. Jaksa penuntut di Mahkamah Internasional Luis Moreno-Ocampo kepada Associated Press (22/8) bahkan mengatakan bahwa Saif Al Islam berada dalam tahanan “pasukan khusus kelompok pemberontak.”
Jurubicara kelompok pemberontak Sadeq Al Kabir tidak dapat berkata apa-apa mengenai kemunculan Saif Al Islam yang katanya berhasil mereka tahan itu. “Ini semua bisa saja bohong,” katanya seakan menolak fakta kemunculan Saif.* wb
Keterangan foto: Saif Al Islam muncul tiba-tiba di Bab Al Aziziyah, Tripoli, pada hari Selasa (23/8) setelah dikabarkan oleh kelompok pemberontak bahwa putra Qadhafi itu berhasil mereka tawan.[rtr]