Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menolak Deportasi, Seratusan Pencari Suaka Serang Polisi Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Mei 2018 13:03 1:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Mei 2018 13:03
Bagikan
Salah satu tempat penampungan migran pencari suaka di Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekitar 150 pencari suaka berkonfrontasi dengan petugas kepolisian di sebuah kota kecil di Jerman saat mencegah deportasi seorang pria Togo. Oleh karena situasinya luar biasa, petugas terpaksa melepas orang itu.

Dilansir DW, seorang pengungsi asal Togo yang akan diseportasi oleh petugas di negara bagian Baden-Wurttemberg menghilang setelah sekitar 150 pencari suaka menyerang dua mobil patroli polisi dan memaksa untuk melepaskan pria itu. Demikian diakui pihak kepolisian hari Rabu (2/5/2018).

Insiden terjadi di kota kecil Ellwangen, antara Muremburg dan Stuttgart, Senin dini hari.

Empat petugas tiba di pusat penerimaan migran di kota itu untuk menjemput seorang pria Togo berusia 23 tahun. Sekelompok pengungsi kemudian mulai melancarkan serangan terhadap mobil patroli polisi, melecehkan dan meninju petugas, sebelum mengeluarkan ultimatum agar pemuda Togo itu dilepaskan.

“Mereka sangat sangat agresif dan memerintahkan agar kami meninggalkan pria itu,” kata seorang petugas yang terlibat dalam huru-hara itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Oleh karena ancaman yang dikeluarkan gerombolan pengungsi itu serius, polisi yang berada di lokasi kejadian memerintahkan petugas keamanan mencari kunci untuk melepaskan borgol pria yang akan dideportasi itu. Lelaki asal Afrika tersebut lantas melarikan diri meninggalkan lokasi.

Meskipun sekitar 20 petugas akhirnya terlibat mengatasi hal itu, polisi mengatakan merka tidak memiliki cukup waktu untuk meminta bantuan dari rekannya yang lain.

Bernhard Weber, wakil kepala kopolisian wilayah Aalen memuji tindakan aparat. Kepada kantor berita DPA dia mengatakan bahwa meskipun polisi dibenarkan menggunakan tindakan keras untuk mengatasi masalah itu, tetapi mereka dapat menahan diri dan tetap berkepala dingin.

Koran Jerman Die Welt melaporkan bahwa berdasarkan data pemerintah setempat, wilayah Baden-Wurttemberg mengalami peningkatan jumlah migran yang terlibat dalam kasus kriminal. Sekitar 488 narapidana direpatriasi tahun lalu setelah menjalani masa hukumannya di negara bagian itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GNPF Ulama Bukittinggi-Agam Seru Umat Aksi Tolak Larangan Cadar IAIN Bukittinggi
Tulisan selanjutnya Pelaku Pembunuh Ilmuwan Gaza Ditangkap di Kroasia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?