Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dubes Prancis Dilempari Telur di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 September 2011 07:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Warga Suriah di Damaskus melempari Duta Besar Prancis, Eric Chevallier untuk negara ini dengan lemparan telur saat keluar dari gereja Kristen Ortodoks Yunani yang terletak di daerah Bab Touma, Damaskus.

Menurut laporan Fars mengutip sumber-sumber pemberitaan Suriah, kejadian terjadi hari Kamis (22/09/2011) saat Dubes Prancis selesai menemui Patriarch Ortodoks Yunani Ignace IV.

Warga Suriah yang mengetahui kehadirannya telah menantinya di luar dengan telur.
Sumber Press TV menambahkan warga juga membawa tomat, sementara CNN menyebut warga melemparinya dengan batu, selain telur. Kemarahan warga Suriah itu sebagai bentuk protes mereka atas sikap intervensif Prancis terhadap urusan dalam negeri Suriah.

Seorang saksi mata menyatakan bahwa Dubes Prancis saat mengetahui kondisi di sekitar gereja tidak punya pilihan lain langsung segera meninggalkan tempat itu.

Media-media Suriah mengatakan bahwa kejadian ini bukan yang pertama kalinya Dubes Prancis diperlakukan demikian di gereja Kristen Ortodoks ini, demikian dikutip Radio IRIB.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, Dubes Prancis, Eric Chevallier dan timpalannya dari Amerika, Robert Ford pada bulan Juni diprotes keras oleh warga Kristen saat mengunjungi gereja Der Salib di kota Hama. Namun tampaknya Dubes Prancis ini masih belum mengambil pelajaran dari kejadian sebelumnya.

Rakyat Suriah benar-benar geram dan marah terhadap negara-negara Barat, khususnya Amerika, Prancis dan Inggris yang mencampuri urusan dalam negeri mereka, terutama selama 6 bulan terakhir.

Bulan lalu, rakyat Suriah melakukan aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika dan Prancis. Para demonstran menuntut pengusiran kedua duta besar dari negerinya.

Prancis merupakan negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang pro aktif menggalang dukungan anti Suriah di lembaga ini. Selama beberapa bulan sejak kerusuhan terjadi di Suriah, Prancis telah berkali-kali menulis draf resolusi anti Suriah, namun seluruh upaya itu gagal akibat penolakan keras Rusia, China, Lebanon, India dan Afrika Selatan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratesuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia dan Italia Minta Israel Batalkan Proyek 1.100 Rumah
Tulisan selanjutnya Gereja Prancis Waspadai Teori Gender, Indonesia Malah Bangga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global

Berita
22 Juli 2026 10:20
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Terbaru

  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?