Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gedung Parlemen Tonga Ambruk Disapu Siklon Gita

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Februari 2018 11:57 11:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Februari 2018 11:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gedung parlemen negara mungil di kawasan Pasifik, Tonga, hancur disapu angin kencang yang terburuk selama lebih dari 60 tahun terakhir.

Siklon Gita, terkategori angin badai kategori empat, menghantam pulau itu semalaman dan mengakibatkan kerusakan di mana-mana.

Jalur listrik terputus dan atap-atap rumah terlepas diterjang angin kencang, lapor BBC Selasa (13/2/2018).

Pemerintah sudah menyatakan negara dalam keadaan darurat sebelum badai menerjang, dan menyiapkan tempat-tempat evakuasi di mana ribuan orang bermalam.

“Anginnya sangat menakutkan. Suaranya menderu-deru di atas kepala. Kami dapat mendengar atap-atap terlepas,” kata warga setempat Mary Fonua kepada Radio New Zealand.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya bisa melihat orang-orang berlarian di jalan, atap-atap rumah mereka terkuak-kuak seperti akan lepas. Saya kira banyak orang putus asa semalam,” ujarnya.

Lembaga pemantau cuaca di Inggris, UK Met Office, mengatakan badai tersebut berkecepatan hingga 200km/jam. Angin itu merupakan yang terkencang yang pernah menghampiri Tonga sejak pencatatan modern dimulai.

Tonga yang terdiri lebih dari 170 pulau terletak di Samudera Pasifik sebelah timur Fiji dan utara Selandia Baru.

Gedung parlemen Tonga yang berusia lebih dari 100 tahun rata dengan tanah dihempas Siklon Gita. Tidak jelas di mana anggota-anggota parlemen akan berkantor selama gedung itu diperbaiki.

Salah seorang anggota legislatif, Lord Fusitu’a, mengatakan kepada ABC News bahwa kerusakan gedung itu “sangat disayangkan.”

“Anggota-anggota legislatif yang bergantian dari tahun ke tahun menyarankan dibangun sebuah gedung parlemen yang baru, dan saya kira sekarang menjadi kebutuhan,” imbuhnya.

Gita yang diperkirakan menguat hingga kategori lima, dipantau bergerak menuju Fiji dan para pakar memprediksi angin itu tidak akan menerjang daerah yang paling padat penduduknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR Diminta Kongkretkan Dukungan Pengaturan LGBT
Tulisan selanjutnya Presiden Macron: Prancis akan Menyerang Jika Rezim Suriah Gunakan Senjata Kimia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?