Hidayatullah.com–Niger tidak berencana untuk mengekstradisi putra Muammar Qadhafi, Al Saadi, ke Libya untuk kemudian diadili. Demikian dikatakan Perdana Menteri Brigni Rafini, Kamis (29/9).
“Saadi Qadhafi aman, dalam penjagaan di Niamey, di tangan pemerintah Niger. Sekarang ini tidak ada rencana dia akan diekstradisi ke Libya,” kata perdana menteri Niger di sela-sela kunjungannya ke Saint-Brieuc, Prancis.
“Kami harus yakin bahwa ia akan dapat membela diri dengan adil,” katanya. “Dan apakah kondisi itu memungkinkan di sana sekarang ini? Tidak.”
Al Saadi, 38, melarikan diri ke Niger saat pasukan pemberontak Libya menyerang Tripoli.
Ia dicari-cari oleh Interpol atas permintaan pemerintah sementra Libya, yang kini dikuasai kelompok pemberontak, dengan tuduhan menggunakan pasukan untuk melakukan kekerasan atas para demonstran dan melakukan intimidasi saat ia memimpin federasi sepakbola negaranya.*