Hidayatullah.com—Barat sering mengklaim menegakkan Hak Azasi Manusia (HAM) dan membawa kedamaian dunia. Namun, kesan ini mulai dirasakan sebaliknya bagi kalangan Negara-negara berpenduduk Muslim.
Sebab, faktanya, Barat dinilai telah membawa arogansi global di dunia Islam. Dan Barat berupaya menghadapi peperangan ini dengan menghancurkan identitas Islam di wilayah tersebut.
Pernyataan ini disampaikan seorang wartawan dan aktivis media Libanon dan pengamat Timur Tengah, Muhammad Shadiq Huseini saat menghadiri “Sidang International Majelis Umum Persatuan Radio dan TV ke-V” di
Teheran, Iran. Dalam pidatonya ia menyatakan, Barat telah lama berupaya untuk menghilangkan identitas Islam yang dimulai dari investasi di berbagai media.
Dia menambahkan, Amerika Serikat (AS), Barat dan beberapa negara di wilayah ini berupaya melalui gerakan-gerakan Islam pro Amerika dan sekuler memerangi perlawanan-perlawanan Islam.
Kebangkitan Islam dari berbagai bangsa yang dihasilkan dari situasi dan kondisi yang berlaku tidak seimbang di dunia kontemporer, maka diperlukan revolusi dan kebangkitan umat Islam yang menunjukkan identitas Islam, agar mereka semua menjadi jelas, tandasnya.*