Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Produksi Opium Afghanistan Naik 2/3

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 11 Oktober 2011 23:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, produksi opium Afghanistan tahun ini naik hampir dua pertiga dari panen tahun lalu, yang dirusak hama penyakit.

Hari Selasa (11/10/2011) PBB mengatakan, berdasarkan hasil survei kantor urusan kejahatan narkotika PBB UNODC, lahan tanaman candu di tahun 2011 mencapai 131.000 hektar, atau tujuh persen lebih tinggi dibanding tahun 2011.

Memperhatikan hasil panen per hektar dari candu yang ditanam, keseluruhan hasilnya bisa naik 61 persen dari hasil tahun lalu.

Konsistensi hasil panen opium di Afghanistan menunjukkan kegagalan program NATO untuk mengalihkan pertanian penduduk dari candu ke tanaman produksi lainnya.

Tahun ini harga opium kering dunia naik 43 persen dibanding tahun 2010. Pendapatan pertanian ganja diperkirakan naik 133 persen atau senilai USD1,4 milyar. Jumlah itu sama dengan 9 persen GDP Afghanistan. Demikian menurut laporan UNDOC yang dilansir Alarabiya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jika keuntungan pembuatan dan perdagangan heroin dtambahkan dalam jumlah tersebut, maka opium menjadi bagian yang signifikan dari perekonomian Afghanistan,” tulis laporan itu.

Jumlah uang yang tidak sedikit itu juga dinilai kepala UNODC setempat, Jean-Luc Lemahieu, sebagai daya tarik bagi pembiayaan kelompok perlawanan Afghanistan dan juga koruptor.

Sekitar 78 persen tanaman candu dibudidayakan di wilayah selatan Afghanistan. Wilayah itu adalah daerah pertahanan terbesar kelompok perlawanan Afghanistan dan juga merupakan tempat di mana sebagian besar pasukan NATO dan Amerika Serikat ditugaskan.

Menurut Jean-Luc Lemahieu yang mengutip pimpinan UNODC Yuri Fedotov, jumlah lahan candu yang berhasil dibasmi tahun 2011 naik 65 persen. Tapi tanaman yang berhasil dibasmi itu jumlahnya hanya tiga persen dari keseluruhan lahan candu yang ada.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bakal Cawali Kota Banda Aceh akan Tes Al-Quran
Tulisan selanjutnya Organisasi Kristen Dunia akan Gencarkan Pelayanan di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?