Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer Iraq Masih Loyo, Benarkah?

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 30 Oktober 2011 19:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Panglima Angkatan Bersenjata Irak, Letnan Jenderal Babaker Zebari mengatakan pasukan keamanan negeri itu baru siap mempertahankan perbatasan darat dan udara negeri itu pada 2020.

“Jenderal Zebari memperkirakan butuh beberapa tahun lagi sebelum Irak mampu mempertahankan perbatasannya tanpa bantuan internasional,” demikian laporan Inspektur Jenderal Khusus AS untuk Rekonstruksi Irak (SIGIR) mengutip pernyataan Letjen Zebari.

“Jenderal Zebari mengusulkan Kementerian Pertahanan baru mampu melaksanakan spektrum pertahanan eksternal antara 2020 hingga 2024,” tambah laporan SIGIR, sepert dilansir BBC (30/10/2011).

Kepada SIGIR, Zebari menambahkan Irak juga tak mampu mempertahankan wilayah udaranya hingga setidaknya tahun 2020.

Irak sudah memesan 18 unit pesawat tempur F-16 dari Amerika Serikat, namun butuh beberapa tahun sebelum kekuatan udara itu mampu beroperasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya Zebari telah mengatakan pasukan Irak masih membutuhkan pelatihan setidaknya selama satu dekade lagi sebelum mampu secara mandiri mengamankan negara.

Militer Irak telah lama terkungkung konflik internal berdarah dan para petinggi militer AS mengatakan butuh masa transisi untuk kembali ke peran pertahanan yang lebih tradisional.

Pernyataan tersebu diatas tentunya harus dikritisi lebih lanjut, mengingat Amerika Serikat sebelumnya bersikukuh ingin mempertahankan pasukannya di Iraq dengan alasan memberikan pelatihan militer untuk Iraq. Namun belakangan, pada 21 Oktober lalu Presiden Obama memutuskan untuk menarik seluruh pasukannya, setelah Baghdad menolak memberikan kekebalan hukum bagi para personil militer Amerika Serikat yang ditugaskan di Iraq.

Saat ini sekitar 90.000 prajurit AS berada di Irak dan perlahan-lahan mulai dikurangi setelah 10 tahun kampanye militer yang menewaskan ribuan prajurit dan menghabiskan anggaran hingga triliunan dolar Amerika.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mufti Mesir Sambut Baik Normalisasi Hubungan Teheran-Kairo
Tulisan selanjutnya Ibu Muda Mulai Gemar Memberikan ASI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Serangan Siber Hacker terhadap Israel
Berita

Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif

Berita
26 Oktober 2026 14:03
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?