Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dari Ethiopia Drone AS Gempur Somalia dan Yaman

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 30 Oktober 2011 22:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Angkatan Udara Amerika Serikat secara diam-diam menerbangkan pesawat-pesawat tak berawak (drone) miliknya dari lapangan udara sipil di selatan Ethiopia, guna menggempur kelompok perlawanan di Somalia dan Yaman. Demikian Washington Post melaporkan, Ahad (30/10/2011).

Menurut Washington Post, Amerika Serikat menginvestasikan jutaan dolar guna meningkatkan fasilitas lapangan udara di Arba Minch, tempat di mana sejumlah pesawat tak berawak Reaper diparkir. Reaper memiliki kemampuan terbang sambil membawa rudal-rudal Hellfire dan bom-bom yang dipandu satelit.

Pentagon mengatakan, pesawat tersebut hanya dipakai untuk mengumpulkan informasi intelijen dan tidak akan digunakan untuk melancarkan serangan mematikan.

Sementara itu, pemerintah Ethiopia menyangkal adanya pangkalan militer asing di wilayahnya. Namun, jumlah personel militer AS dan tentara bayaran di kota kecil berpenduduk 70.000, Arba Minch, terlihat semakin banyak.

Reaper memiliki kemampuan jelajah sekitar 1.795 kilometer. Arba Minch terletak 480 kilometer dari ibukota Addis Ababa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akhir September kemarin, pesawat pengintai tanpa awak milik Amerika Serikat jatuh di kota Kismayu, wilayah selatan Somalia. Kabar itu disampaikan oleh seorang pejabat dari kelompok pejuang Al Shabab dan warga setempat.

Peristiwa yang terjadi, seiring dengan laporan warga masyarakat yang mengatakan bahwa pesawat tanpa awak belakangan sering berterbangan memata-matai penduduk Kismayu.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Nairobi, sebgaimana dilansir Reuters (26/09/2011), menolak untuk memberikan komentar tentang hal itu.

Washington Post pertengahan September kemarin melaporkan bahwa Amerika Serikat membangun sejumlah pangkalan rahasia untuk menjadi basis dari pesawat-pesawat tanpa awaknya di wilayah Tanduk Afrika (Afrika Timur) dan Semenanjung Arab.

Washington menerbangkan pesawat-pesawat tanpa awaknya ke wilayah Somalia dan Yaman dari pangkalan mereka yang berada di Djibouti.

Kawat-kawat diplomatik rahasia milik Amerika Serikat juga menunjukkan bahwa pesawat tanpa awak mereka melakukan serangan ke Somalia dari negara kepulauan di Samudera Hindia, Seychelles.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:droneold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wamenag: Jangan Curigai Pesantren Sarang Teroris
Tulisan selanjutnya Tentara AS Pembunuh Warga Afghanistan Ogah Mengaku

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?