Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Media Prancis Dukung Kebebasan “Tertawakan” Ajaran Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 November 2011 10:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Edisi Charia  majalah satiris Prancis Charlie Hebdo, berdampak fatal. Rabu malam (02/11/2011) kantor redaksi di Paris dilempar dua bom molotov. 
“Kantor redaksi Charlie Hebdo Terbakar” demikian koran de Telegraaf, dikutip RNW, (03/11/2011).

Di halaman muka edisi khusus majalah mingguan itu terlihat karikatur nabi Muhammad sebagai redaktur tamu. Di karikatur itu, nabi Muhammad dengan jari telunjuknya menyebut “100 pukulan cambuk kalau tidak tertawa”.

Ketakutan Barat

Dalam sambutan disebutkan bahwa nabi Muhammad menusuk naga dengan ketakutan Barat atas kemenangan partai Islam Annahda dalam pemilu di Tunisia. Edisi khusus itu juga sarat dengan berbagai karikatur lain, di antaranya seorang Muslimah yang tidak jera dengan pukulan cambuk.

Menurut pemimpin redaktur Stéphane Charbonnier, ketika halaman muka baru saja diterbitkan, ia sudah menerima banyak ancaman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Yang parah, sebelum seluruh edisi khusus itu diterbitkan, kami sudah menjadi sasaran kekerasan,” katanya. Setelah dilempari bom molotov, kantor redaksi terbakar. Kaca pintu, jendela, hancur berantakan. Tapi pihak redaksi pantang mundur, mereka akan tetap bertekad menerbitkan nomor kedua edisi khusus itu.

Sasaran hacker

Selain kantor redaksi, situs web Charlie Hebdo juga menjadi sasaran hacker. Dengan latar belakang kitab al-Qur’an dicantumkan kalimat “Tidak ada Tuhan selain Allah”.

Tapo para politisi bergiliran memberi dukungan kepada mingguan tersebut.

“Kebebasan berpendapat dijamin di Prancis. Kritik terhadap agama merupakan ciri pembatasan antara agama dan negara di Prancis,” tegas Christian Delporte pakar media universitas Versailles.

“Prancis sepenuhnya mendukung kebebasan bergurau tentang ajaran Islam,” tulis koran Trouw.

Perdana menteri Prancis François Fillon naik pitam.

“Pelaku pengrusakan kantor redaksi Charlie Hebdo harus diseret ke pengadilan. Kebebasan bersuara adalah pilar demokrasi di Prancis. Kekerasan apapun harus ditindak tegas,” tegasnya seperti dikutip koran Algemeen Dagblad.

Sesungguhnya bukan kali ini saja Charlie Hebdo membuat heboh. Tahun 2007 lalu majalah ini mendapat kecaman umat Muslilm setelah memuat kartun Denmark yang memvisualkan wajah Nabi Muhammad.

Selama ini media massa Barat mengklaim hak kebebasan berpendapat dan bersuara, meski itu adalah pelecehan agama lain. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Jadi Pusat Gerakan bagi Dunia Kristen
Tulisan selanjutnya “Jihad Sosial” atau Haji Yang Layak Sebagai Gaya Hidup?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?