Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali berusaha meyakinkan para pendukung Yahudi-nya bahwa pemerintahannya berkomitmen kepada keamanan Israel.
“Kami tidak berkompromi dalam masalah keamanan Israel,” kata Obama, dikutip Todays Zaman dari Associated Press (01/12/2011).
Hal tersebut dikatakan Obama saat berbicara di hadapan para penyumbang kampanye pemilu presidennya di Upper West Side, tempat kediaman Jack Rosen, seorang pengusaha terkemuka yang juga ketua American Jewish Congress.
Pernyataan Obama tersebut ditegaskannya, setelah Rosen menyebutkan “kekhawatiran” yang berkembang di kalangan komunitas Yahudi tentang hubungan Amerika Serikat dengan Israel.
Rossen juga mengatakan bahwa Amerika Serikat belum pernah memberikan dukungan atas kemananan Israel seperti yang dilakukan pada masa pemerintahan Obama.
Obama mengatakan, tidak ada sekutu yang lebih penting daripada negara Israel.
Presiden Obama sempat disibukkan memperbaiki citranya, setelah pembicaraan pribadi dengan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy saat pertemuan G20 di Cannes awal Nopember lalu didengar para wartawan
Wartawan yang mengerti bahasa Prancis sempat mendengar suara dari penerjemah Prancis keluhan Sarkozy tentang Netanyahu, yang disebutnya pembohong. Ketika itu Obama tidak menyangkal komentar Sarkozy, ia bahkan seakan menegaskan bahwa dirinya malah harus berurusan dengan Netanyahu yang pembohong itu lebih sering dibanding Sarkozy.
“Kamu muak dengannya, saya bahkan harus berurusan dengannya setiap hari,” kata Obama, yang diterjemahkan oleh penerjemah Prancis kepada Sarkozy.*