Hidayatullah.com–Pemerintah Iran menyerukan PBB bersikap tegas terkait dugaan pelanggaran wilayah oleh AS setelah pesawat tidak berawak AS disebut jatuh di wilayah Iran.
Duta Besar Iran untuk PBB, Mohammad Khaza’i di New York, Jumat (09/12/2011) waktu setempat, mengharapkan PBB mengutuk terhadap klaim Iran yang menyebut mampu mendaratkan pesawat siluman RQ-170 Sentinel milik AS.
Pernyataan Khaza’i ini menindaklanjuti langkah Iran yang telah melayangkan surat kepada Sekjen PBB agar mengutuk kehadiran pesawat siluman AS yang mereka sebut melanggar wilayah udara Iran.
“Kami menekankan bahwa langkah Iran ini merupakan hak setiap bangsa, yang wilayahnya dilanggar oleh negara lain,” kata Khaza’i di New York, seperti dilaporkan kantor berita Iran, IRNA, dikutip BBC (10/12/2011).
Sebelumnya, TV Iran menayangkan cuplikan video sebuah pesawat tak berawak AS yang disebut Teheran jatuh sekitar 225km dari perbatasan Afghanistan. Press TV melaporkan bahwa pasukan Iran yang tergabung dalam ”unit perang elektronik” mendaratkan pesawat tak berawak pada tanggal 4 Desember saat terbang di atas kota Kashmar.*