Hidayatullah.com—Situs berita Mesir Aswat Masriya, yang didirikan oleh Thomson Reuters Foundation, akan ditutup pada akhir bulan Maret ini dikarenakan kekurangan dana.
Dilansir Ahram Online, lewat sebuah pernyataan resmi hari Sabtu (11/3/2017) pihak yayasan tersebut mengumumkan bahwa situs Aswat Masriya akan ditutup pada 31 Maret karena seretnya dana yang mengalir.
Beberapa bulan terakhir, pihak yayasan berupaya mencari sumber pendanaan agar situs berita Mesir itu tetap hidup.
“Upaya-upaya ekstensif oleh Thomson Reuters Foundation untuk mendapatkan sumber pendanaan berkelanjutan bagi platform di Mesir ini sayangnya tidak berhasil.”
Sejak diluncurkan menyusul revolusi 2011, tim jurnalis Mesir di Aswat Masriya telah menghasilkan lebih dari 80.000 laporan teks dan multimedia, menurut pernyataan itu.
Konten dari situ tersebut diberikan secara gratis untuk publikasi ulang, dan artikel-artikel yang ditulis oleh situs itu juga dimuat oleh media terkemuka Mesir seperti koran Al-Shorouk.
Ahram Online adakalanya juga menampilkan laporan dari Aswat Masriya.
“Saya sangat bangga sudah membantu peluncuran Aswat Masriya dan atas apa yang telah dicapai oleh tim jurnalis beberapa tahun ini. Saya khususnya bangga terhadap bagaimana platform ini berevolusi. Dia telah mentrasformasi pemandangan media lokal dan melahirkan sebuah peninggalan di Mesir,” kata CEO Thompson Reuters Foundation Monique Villa.
Villa menambahkan bahwa pihak yayasan saat ini melakukan “semua yang kami bisa untuk menggali opsi-opsi agar konten dari website yang sudah ada tetap tersedia bagi khalayak umum dan saya yakin ini pasti terwujud.”*