Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kebaktian dengan Disko, Tarik Minat Jemaat ke Gereja

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Januari 2012 15:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dentuman musik diiringi lampu warna-warna biasanya hanya terjadi di diskotik. Tapi yang ini lain.  Sebuah geraja All Saints di Stockholm, Swedia menyulap altar menjadi lantai dansa dan tempat disco.

Selain lampu disko yang berkilat-kilat, kebaktian juga dilakukan dengan iringan musik techno.

Sekelompok muda-mudi menari dari arah pintu depan. Jemaat bersorak, beberapa mengeluarkan siulan keras. Dentuman musik keras, diikuti lenggokan para jemaat, Sebelum pendeta menyampaikan siraman rohani.

Pemandangan ini, rutin ditemukan setiap pekan di Gerja All Saints. Ide gila ini dicetuskan pertama kali oleh pendeta Olle Idestrom. Ini adalah upaya terbaru gereja tersebut untuk menarik anak-anak muda, setelah kehadiran mereka mengikuti kebaktian terus berkurang  selama beberapa dekade.

Olle Idestrom mengatakan sudah mengorganisasikan acara ini kedua kali.Ia mengatakan, umpan balik acara ini cukup positif.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sudah ada misa hip hop, ada misa rock dan jazz,” kata pendeta berumur 28 tahun ini dikutip laman usatoday.com. 

Tak seperti gereja umumnya di Swedia, di mana beberapa bangku gereka terlihat kosong, Idestrom harus berpaling dengan konsep Misa techno pertama di bulan April.

Ada tempat duduk ekstra pada Jumat malam  yang memiliki kapasitas 400 kursi.

Layanan ini dimulai dengan musik organ dan paduan suara tapi segera masuk pada music techno disusul tepukan keras, teriakan dan sorak-sorai. Orang-orang melompat dan menari di kursi mereka, sementara lampu disko berputar-putar di atas langit-langit.

“It was superfun, benar-benar menendang, saya belum terfikir akan baik seperti ini sebelum saya datang,” ujar Ella Schwarz  (15).  Sementara itu,  seorang pengacara bernama Caterine Hogman (46), mengatakan dirinya terkesan dengan ide gereja melakukan sesuatu yang positif bagi kaum muda.

Olle Idestrom mengaku,  tanpa melakukan terobosan apapun, kaum muda makin enggan mendatangi kebaktian di gereja.  Karena itulah bersama aktivis gereja lain, ia mengganti model misa yang dinilai tradisional. Bahkan Himne rohani pun diaransemen ulang musiknya.

“Kita perlu mengembangkan layanan, karenanya kami membuat kebaktian khusus bagi anak muda, khususnya yang suka aliran musik techno,” katanya.

Alhasil, dari mulut ke mulut, gereja ini kian populer di kalangan anak muda kota itu. Hingga tiap waktu kebaktian, selalu dipadati jemaat. 

Hanya saja, hal seperti ini tak bisa terjadi di masjid, di mana Islam mengajarkan adab dan tata cara memasuki rumah Allah Subhanahu Wata’ala. Bahkah adab masuk dan keluarnya sekalipun, Islam telah memberikan panduannya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wapres Buka Rembug Nasional Saudagar NU
Tulisan selanjutnya Status Darurat di Mesir Dicabut Sebagian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?