Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saksi: Puluhan Qur`an Dibakar dalam Oven di Bagram

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 24 Februari 2012 18:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Wajah Sayed Jamil terlihat murka, saat menceritakan bagaimana tentara Amerika Serikat di pangkalan militer Bagram membakar puluhan Qur`an, yang memicu kemarahan rakyat Afghanistan dan Muslim di berbagai belahan dunia.

Buruh di Bagram berusia 22 tahun itu ingat bagaimana tiga orang prajurit Amerika mengabaikan permintaan dia dan teman-temannya agar puluhan Qur`an itu tidak dibakar.

Insiden itu bermula saat tiga orang berseragam militer AS –satu wanita dan dua pria—tiba pada hari Senin lalu dengan sebuah truk membawa sejumlah barang-barang dan buku-buku agama.

Saat kendaraan itu berhenti di gerbang utama, seorang buruh lain bernama Wali melihat ke belakang bak truk di mana terdapat sejumlah Qur`an yang kemudian dibuang ke dalam oven untuk dibakar.

Pembakaran itu berlangsung sekitar lima menit.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya siap untuk menumpahkan darah dan terbunuh atau dibunuh.” Kata Jamil kepada Reuters yang mewawancarainya di sebuah ruangan dekat pangkalan udara Bagram.

Para buruh yang diberitahu Wali tentang barang-barang di truk itu, bergegas menuju tempat oven untuk menghentikan pembakaran.

“Kami mengatakan kepada sopirnya, semua itu adalah barang-barang relijius dan bertanya mengapa mereka membakarnya. Orang-orang Amerika itu mengatakan bahwa barang-barang itu berasal dari penjara dan mereka diperintahkan untuk membuangnya,” kata Jamil, dikutip Reuters, Kamis (23/02/2012).

Para buruh pria itu kemudian memasukkan tangan mereka ke dalam oven, berusaha untuk menyelamatkan kitab-kitab suci tersebut. Beberapa orang bahkan terbakar jemarinya, saat berhasil menarik keluar delapan salinan al-Qur`an.

“Teman-teman berkerumun dan berteriak ‘Allahu Akbar’ sambil memeluk Qur`an yang terbakar itu ke dada mereka,” cerita Jamil.

“Truk itu kemudian meninggalkan lokasi dengan hampir separuh Qur`an yang tersisa di dalamnya,” kata Jamil.

Awalnya, kata Jamil, prajurit AS itu berkata lewat penerjemah bahasa, “Kami tidak mengingkan Qur`anmu, ambil dan bawa pergi.”

Tetapi kemudian, penerjemah yang disebut Jamil sebagai ‘pencuci anjing Afghanistan’ itu mengatakan kepada para prajurit AS itu, “Jika kalian membiarkan buku-buku ini keluar, maka akan menjadi bencana.”

Para buruh Afghanistan yang berhasil mendapatkan beberapa salinan Qur`an itu, kemudian berhasil membawanya keluar. Mereka menceritakan tentang kejadian di dalam pangkalan militer itu kepada orang-orang yang dijumpainya.

Takut ‘dilenyapkan’

Meskipun telah melakukan hal yang berani dengan menyelamatkan kitab-kitab suci al-Qur`an itu, Jamil dan teman-temannya khawatir akan keselamatan jiwa mereka.

Para buruh Afghanistan itu takut menjadi target penculikan dan pembunuhan oleh pasukan Amerika Serikat dan NATO.

Namun, mereka mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak, termasuk dari kalangan pemerintah.

“Tak ada seorang pun yang dapat menyentuh kalian, kawan. Seluruh rakyat Afghanistan berpihak kepada kalian. Jangan takut,” kata seorang pejabat pemerintah, dikutip Reuters.

Qur`an yang berhasil mereka selamatkan telah diserahkan kepada pemerintah sebagai bukti. Tindakan para buruh Afghanistan yang bekerja di pangkalan militer Bagram itu pun mendapat pujian dari Presiden Hamid Karzai.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAmerikaold migrateQuran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kofi Annan Jadi Duta, Barat dan Arab Gelar ‘Friends of Syria’
Tulisan selanjutnya Penginapan di Makkah Sudah Dipesan untuk Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?