Hidayatullah.com–Sebuah masjid dan barak tentara peninggalan Kekhalifahan Utsmani di kota Benghazi, Libya, memerlukan perhatian untuk segera direnovasi, lapor kantor berita Turki Anadolu (04/03/2012).
Masjid Rashid Pasha yang dibangun tahun 1885 dan barak militer, serta sejumlah bangunan peninggalan masa kejayaan Islam dulu, telah rusak akibat pertikaian bersenjata antara kelompok pemberontak dengan pasukan pendukung pemimpin Libya Muammar Qadhafi.
Masjid Rashid Pasha yang dikenal pula dengan sebutan Masjid Usman, terletak di sebuah jalan dekat lapangan bersejarah revolusi rakyat di Benghazi. Kawasan itu dulunya merupakan tempat para saudagar zaman Kekhalifahan Utsmani melakukan bisnis.
Barak militer peninggalan Kekhalifahan Utsmani merupakan salah satu peninggalan besar sejarah di kota Benghazi. Bangunan itu rusak parah saat terjadi bentrokan senjata antara pemberontak yang didukung NATO dengan pendukung Muammar Qadhafi.*