Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama Berduka Penembakan Warga Afghanistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Maret 2012 05:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat Barack Obama menelepon rekannya Presiden Afghanistan Hamid Karzai untuk menyampaikan duka cita terkait 16 warga sipil negeri itu yang tewas ditembak seorang prajurit AS.

“Insiden ini sangat tragis dan mengejutkan dan tidak mencerminkan karakter dan rasa hormat militer serta pemerintah AS kepada rakyat Afghanistan,” kata Obama dikutip BBC, Senin (12/03/2012).
 
Tak hanya Presiden Obama yang menyatakan duka dan langsung menghubungi Presiden Karzai. Menteri Pertahanan AS Leon Panetta juga melakukan hal yang sama.

Kepada Presiden Karzai Panetta mengatakan penyelidikan soal insiden berdarah itu sudah berlangsung.

Presiden Karzai mengutuk kejadian tersebut dan meminta segera dilakukan penyelidikan mendalam terkait insiden mengerikan tersebut.

Sebelumnya, Komandan pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) Jenderal John R Allen menegaskan para pejabat AS akan bekerja sama dengan pemerintah Afghanistan untuk melakukan investigasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya tegaskan pada rakyat Afghanistan komitmen kami untuk melakukan investigasi menyeluruh dan cepat,” kata Jenderal Allen dalam sebuah pernyataan resmi.

Sementara itu mantan utusan PBB untuk Afghanistan Peter Galbraith mengatakan reaksi atas insiden penembakan ini akan sangat keras.

“Pada saat militer AS tak sengaja membakar al-Quran, reaksi kekerasan terjadi hingga sepekan. Anda bisa membayangkan pasti akan ada reaksi keras dari rakyat Afghanistan,” kata Galbraith.

Ditembak dan dibakar

Insiden bermula ketika tersangka, prajurit penembak yang diperkirakan berpangkat sersan kepala itu meninggalkan pangkalannya pada Ahad (11/03/2012) pukul 3.00 dini hari waktu setempat.

Dia kemudian menuju ke desa Alkosai dan Najeeban yang berjarak hanya 500 meter dari pangkalan militer AS. Di kedua desa itu, tersangka dilaporkan menyerang tiga rumah.

Di satu rumah di desa Najeeban, setidaknya 11 orang tewas ditembak bahkan dia sempat membakar beberapa jenazah sebelum pergi meninggalkan rumah itu.

Seorang perempuan yang tak mau disebut namanya kepada BBC mengatakan dia mendengar suara tembakan sekitar pukul 2.00 dini hari.

Perempuan itu menambahkan seekor anjing yang menyalak juga ikut ditembak.

“Taliban sudah sekitar lima bulan tidak terlihat di kawasan ini,” tambah perempuan itu.

Sementara itu wartawan BBC di Kabul Quentin Sommerville mengatakan setidaknya tiga orang anak-anak tewas dengan tembakan di kepala.

Berdasarkan foto-foto dari lokasi kejadian menunjukkan jenazah korban, beberapa adalah anak-anak, tergeletak ditutupi selimut.

Menurut keterangan pejabat setempat, kebanyak korban serangan tentara AS ini adalah wanita dan anak-anak.

Lima korban luka langsung dilarikan ke fasilitas medis NATO untuk mendapat perawatan intensif, demikian laporan Associated Press.

Tahun lalu tiga prajurit AS dinyatakan bersalah setelah memimpin sebuah pasukan kecil untuk melakukan pembunuhan warga sipil di Afghanistan.

Sementara itu Pasukan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO menyatakan tengah melakukan investigasi insiden itu bersama dengan aparat keamanan Afghanistan.

“Ini adalah sebuah insiden yang sangat disesalkan dan kami menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban,” kata ISAF dalam pernyataan resminya dikutip Voice of America (VoA).

Insiden ini muncul di tengah-tengah meningkatnya sentimen anti-Amerika menyusul insiden pembakaran al-Quran yang dilakukan militer AS bulan lalu.

Para pejabat AS telah meminta maaf namun insiden itu telah memicu serangkaian unjuk rasa dan serangan bersenjata yang menewaskan sedikitnya 30 orang dan enam prajurit AS.

Serangan masjid

Sementara itu, pejuang Taliban Afghanistan bersumpah membalas dendam terhadap  kasus ini.

“Taliban akan membalas dendam kepada para penyerbu dan pembunuh biadab untuk setiap warga yang syahid,” kata Taliban dalam sebuah pernyataan di website mereka, menurut laporan AFP hari Senin ini.

Semenjak kehadiran pasukan asing di bawah kendali Amerika, praktis kehidupan warga Aghanistan yang dulu damai sering terusik. Beberapa minggu ini situasi di Afganistan rusuh, hubungan warga dan tentara Amerika menegang, setelah militer membakar al-Quran di markas Bagram. Beberapa militer Afganistan menembaki tentara Amerika, dan lagi-lagi banyak warga sipil tewas.

Kandahar terletak di Afganistan selatan dan merupakan propinsi sarat konflik. Di tempat di mana pejuang Taliban berada ini, pasukan internasional ditempatkan. Tak kurang 130.000 pasukan internasional ditempatkan di Kota ini.

Tahun 2010, pasukan asing pernah menyerang masjid di provinsi Baghlan di utara ibukota Kabul dan provinsi Herat, Afghanistan barat. Empat orang warga meninggal dan dua tewas.

Kementerian Dalam Negeri peranah mengatakan sekitar 2.043 warga sipil ikut tewas pada tahun 2010. Juru bicara Departemen Dalam Negeri, Zemary Bashari mengatakan 1.292 aparat polisi ikut tewas sepanjang tahun itu. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia IslamObamaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Imigran Kristen Justru Lebih Banyak dari Muslim
Tulisan selanjutnya Antrian Calon Haji Telah Mencapai 1,7 Juta Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?