Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB: Tentara Myanmar Lakukan Pembunuhan dan Perkosaan Secara Massal Etnis Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Februari 2017 07:45 7:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Februari 2017 05:40
Bagikan
Fakta penyiksaan aparat Myanmar terhadap etnis Muslim Rohingya
Bagikan

Hidayatullah.com–Pasukan keamanan Myanmar terbukti telah melakukan pembunuhan dan peemperkosaan secara massal serta membakar desa-desa Muslim Rohingya, sejak Oktober.

Demikian laporan kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terbaru, dikutip Reuters.

Menuru PBB,  tindakan mereka itu kemungkinan bisa dianggap kejahatan terhadap kemanusiaan dan “penghapusan etnis (genosida)”.

Pria Rohingya Dibunuh Usai Wawancara dengan Wartawan

Para saksi mengatakan melihat kekejian tentara Myanmar, termasuk “pembunuhan bayi, anak-anak, wanita dan orang tua; mereka yang melarikan diri ditembak; desa dibakar; penahanan massal; pemerkosaan dan kekerasan seksual yang luas; penghapusan makanan dan sumber-sumber makanan secara sengaja, “menurut laporan itu.

Bayi Digorok

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang wanita mengatakan kepada para penyelidik PBB bahwa bayi lelakinya yang berusia 8 bulan jadi korban karena digorok. Seorang lagi wanita mengatakan dia diperkosa oleh para tentara dan melihat putrinya yang berusia 5 tahun dibunuh sedang ia mencoba menyelamatkannya.

“Kekejaman dahsyat yang dilakukan terhadap anak-anak Rohingya ini tidak bisa dibiarkan,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Zeid Ra’ad al Hussein dalam sebuah pernyataan.

Sejarah Ringkas Kekerasan terhadap Etnis Muslim Rohingya di Myanmar

“Saya berbicara dengan Aung San Suu Kyi sekitar satu setengah jam lalu. Saya menyeru beliau berusaha keras untuk memberi tekanan kepada tentara dan layanan keamanan agar menghentikan operasi ini,” kata Ra’ad al-Hussein dalam wawancara bersama Reuters di Jenewa.

“Dia memberi tahu saya bahwa sebuah penyelidikan akan diluncurkan. Dia mengatakan mereka membutuhkan lebih banyak informasi.”

“Kami sangat prihatin”

Di Yangon, juru bicara presiden Myanmar, Zaw Htay mengatakan, “Ini tuduhan sangat serius, dan kami sangat prihatin. Kami akan segera menyelidiki klaim ini melalui komisi investigasi pimpinan Wakil Presiden U Myint Swe.

PBB: 65.000 Etnis Rohingya lari ke Bangladesh

“Di mana ada bukti nyata tentang kekerasan dan pelanggaran, kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan,” katanya.

Sekitar 66.000 orang sudah melarikan diri dari Provinsi Rakhine yang kebanyakan penduduknya beragama Islam ke Bangladesh, sejak militer Myanmar meluncurkan operasi keamanan dalam menanggapi serangan-serangan terhadap pos-pos polisi perbatasan pada 9 Oktober 2016, lapor PBB.

Kantor kemanusiaan PBB baru-baru ini menyatakan kini jumlah mereka sudah 69.000.

“Operasi pembersihan area’  kemungkinan menyebabkan ratusan kematian,” setengahnya akibat helikopter-helikopter yang melepaskan tembakan dan bom-bom ke arah desa, menurut laporan PBB itu.

Tiga Gadis Rohingya Diperkosa Anggota Militer Myanmar, Satu Orang Kritis

Empat penyidik ​​PBB mengumpulkan keterangan 220 saksi dan korban Rohingya bulan lalu yang melarikan diri dari “daerah yang dikepung” di Maungdaw di Rakhine ke Bangladesh.

Mayoritas melaporkan seorang anggota keluarga dibunuh atau hilang sementara 101 wanita melaporkan diperkosa atau mengalami kekerasan seksual, menurut laporan itu.

Pernyataan-pernyataan mereka itu menunjukkan “terjadinya penindasan pada kebijakan etnis yang serupa dengan, dalam konteks lain, apa yang dianggap sebagai ‘penghapusan kaum’,” kata pemimpin misi PBB, Linnea Arvidsson dalam satu konferensi pers.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu Kyietnis Rohingyakota Maungdawmiliter Myanmarmuslim RohingyaPemerkosaan massal di rohingyaRakhine
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerakan Indonesia Beradab Minta Penegak Hukum segera Menahan Ahok
Tulisan selanjutnya Remaja Tersangka Pembunuhan Puluhan Orang Ditangkap di Kolombia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?