Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Sudan yang Murtad Cari Perlindungan di Kedutaan Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Juni 2014 07:15 7:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juni 2014 07:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang wanita Sudan yang dibebaskan pengadilan dari vonis hukuman mati karena murtad dan pindah memeluk agama Kristen mencari perlindungan di Kedutaan Amerika Serikat di Khartoum, kata suaminya.

Daniel Wani hari Jumat (27/6/2014) mengatakan, Mariam Ibrahim dan dua anaknya dalam keadaan baik di sebuah tempat berpenjagaan ketat yang terletak di pinggiran ibukota Sudan itu.

Mariam Ibrahim selama beberapa pekan terbelit vonis mati setelah dinyatakan bersalah karena keluar agama Islam dan menikahi Daniel Wani yang beragama Kristen. Dia kemudian dibebaskan dari dakwaan itu, namun didakwa dengan tuduhan lain berupa pemalsuan dokumen perjalanan saat pergi ke Sudan Selatan. Setelah dibebaskan dengan membayar uang jaminan pada hari Kamis (26/6/2014) wanita itu kemudian mencari perlindungan ke Kedutaan Amerika Serikat.

Kepada AFP suami wanita itu mengatakan bahwa staf Kedutaan AS “sangat membantu dan sangat baik” kepada istri dan anaknya.

Wani mengatakan mereka mencari perlindungan ke Kedutaan AS karena istrinya mendapatkan ancaman pembunuhan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Departemen Luar Negeri AS mengatakan Ibrahim dan keluarganya berada di lokasi aman dan pemerintah Sudan telah memberikan jaminan kepada AS akan keamanan wanita itu beserta keluarganya.

Sebelumnya dikabarkan luas oleh media, setelah tidak lagi ditahan Ibrahim akan segera pergi meninggalkan Sudan menuju Amerika Serikat. Namun kepergian itu terhalang, setelah saudara laki-laki Ibrahim memberitahukan polisi bahwa wanita yang dibebaskan dari tahanan dengan uang jaminan dalam perkara pemalsuan dokumen imigrasi itu berada di bandara dan akan terbang ke Amerika.

Ayah Mariam Ibrahim adalah seorang Muslim, sedangkan ibunya wanita Ethiopia penganut Kristen Orthodoks.

Menurut uskup agung di Gereja Katolik Roma di Khartoum, ayahnya dulu meninggalkan keluarganya saat Ibrahim berusia 5 tahun, sehingga wanita itu diasuh oleh ibunya. Ibrahim masuk Kristen tidak lama menjelang pernikahannya dengan Wani, kata keuskupan di Khartoum.

Di Sudan, orang yang murtad bisa dijauhi hukuman mati.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jokowi Ziarah Kubur di Makam Bung Karno Tengah Malam
Tulisan selanjutnya Hamdeen Sabahi Tolak Ajakan Boikot Pemilu Legislatif Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Serangan rudal Iran di Tel Aviv Israel
Berita

Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Berita
8 Juni 2026 19:30
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?