Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rakyat Mesir Kembali Demo Akbar Anti Israel

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 28 April 2011 14:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan demonstran Mesir berkumpul di depan Kedutaan Besar rezim Zionis Israel di Kairo, menuntut diakhirinya hubungan dengan Tel Aviv. 
Para demonstran, Rabu (27/4) menuntut agar pemerintah Mesir segera memutuskan semua hubungan dengan Israel. Mereka juga menyerukan agar membekukan semua ekspor gas ke Tel Aviv.

Massa mengancam akan melanjutkan aksi unjuk rasa besar-besaran jika pemerintah saat ini tidak bergerak untuk memutus hubungan dengan rezim Israel.

Di bawah rezim Hosni Mubarak yang didukung AS, Mesir konsisten melayani kepentingan Israel dan membantu menerapkan blokade penuh atas Jalur Gaza.

Sebuah partai politik utama Mesir, Al Ikhwan al Muslimun baru-baru ini menuntut Dewan Tinggi Angkatan Bersenjata untuk mengambil langkah cepat dalam mematahkan pengepungan Gaza.

Partai-partai politik Mesir mengatakan blokade Gaza melayani kepentingan Amerika dan Israel di wilayah tersebut dan mengancam stabilitas regional dan independensi.
Sebelumnya, sebuah jajak pendapat menunjukkan bahwa mayoritas rakyat Mesir lebih suka negara mereka menghentikan perjanjian perdamaian dengan Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menghawatirkan Barat

Hasil jajak pendapat Pew Research Center yang berbasis di Amerika Serikat (AS) terbaru menunjukkan bahwa 54 persen rakyat Mesir lebih cengerung agar negara mereka membatalkan perjanjian perdamaian dengan Israel.

Sebelumnya telah diprediksi, tergulingnya Mubarak pada 11 Februari lalu, membuat Barat dan Zionis-Israel cemas. Mereka mengkhawatirkan tumbuhnya sikap anti-Barat di Mesir, dan hal itu terbukti dari jajak pendapat terbaru.

Menurut jajak pendapat itu, hanya 36 persen responden yang setuju kesepakatan damai dengan Israel dipelihara, berbanding dengan 54 persen yang memilih perjanjian itu diakhiri.

Demo ini bukanlah yang pertama. Pasca jatuhnya Mubarak banyak warga Mesir tak menginginkan pemerintahnya dekat dengan Negeri Zionis tersebut. Televisi al-Alam Hari Sabtu, 16 April melaporkan, rakyat Mesir berkumpul di depan konsulat Zionis di kota Iskandariyah, Mesir utara, dan menekankan pemutusan hubungan dengan TelAviv serta pengusiran dubes ilegal itu dari Kairo.

Para demonstran dengan slogan-slogannya menyuarakan dukungannya terhadap rakyat tertindas Palestina. Sejumlah aksi demo anti-Israel digelar rakyat Mesir pasca tergulingnya Presiden Husni Mubarak. Pekan lalu juga terjadi aksi serupa di depan kedutaan besar Israel di Kairo.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uskup Robinson: Kasus Pedofilia Bukan “Pelanggaran Selibat”
Tulisan selanjutnya STID Muhammad Natsir Gelar Wisuda Ke-3

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?