Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Krisis di Israel Makin Meluas, Masyarakat Dukung Moshe Silman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2012 10:55
Bagikan
Aksi bakar Moshe Silman akibat tekanan ekonomi di Israel/ foto: rtr
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan warga Zionis pada Sabtu (21/07/2012) memadati jalan-jalan di kota Tel Aviv untuk mendukung Moshe Silman, seorang pengunjuk rasa yang bakar diri pada tanggal 14 Juli guna memprotes krisis ekonomi dan ketidakadilan sosial. Moshe Silman akhirnya tewas setelah menderita luka bakar serius di sekujur tubuhnya.

Bersamaan dengan meningkatnya protes warga Zionis terhadap krisis ekonomi, media-media  Zionis melaporkan bahwa krisis ekonomi, kesenjangan sosial dan instabilitas keamanan di  Israel semakin meningkat.

Menurut laporan media  Zionis, ketika polisi  ini tidak berdaya untuk mengontrol protes anti-ketidaksetaraan ekonomi dan ketidakadilan sosial, mereka juga didera masalah besar terkait kejahatan dan kriminal terorganisir yang semakin meningkat.

Jerusalem Post dikutip IRNA melaporkan, hampir setiap hari polisi Israel menemukan sejumlah mayat akibat kejahatan terorganisir dan mereka tidak berdaya untuk mencari solusi guna mencegah atau mengurangi kejahatan tersebut.

Ketika parahnya kondisi internal dan eksternal Zionis terungkap publik, media-media  ini sudah tidak sanggup lagi untuk menutupi aib-aib tersebut dan pada akhirnya, media-media itu terpaksa mengakui adanya masalah serius dan krisis yang semakin parah di Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Instabilitas keamanan, kejahatan dan pembunuhan di Israel selama beberapa tahun lalu dilaporkan meningkat dimana mayoritas warga Zionis merasa hidup tidak aman.

Meningkatnya protes warga Zionis terjadi ketika penguasa  ini tengah menghadapi krisis internal  dan gagal dalam mencegah gerakan anti-Zionis di kawasan yang semakin meningkat. Sehingga kondisi tersebut semakin memperburuk krisis politik yang dihadapi Tel Aviv. 

Meluasnya protes warga Israel anti-kebijakan para pejabat  Tel Aviv membuktikan bahwa  penjajah ini tidak memiliki ligitimasi di antara warganya sendiri, alih-alih legitimasi di tingkat internasional. Hal itu juga menunjukkan bahwa  tersebut ilegal dan memiliki pondasi yang sangat lemah, karena  anti-kemanusiaan ini dibangun atas dasar diskriminasi, rasisme, penipuan dan kebohongan.

Zionis dengan janji-janji kosong mendorong umat Yahudi di negara-negara lain untuk tinggal di Palestina pendudukan yang disebut mereka sebagai “Surga yang dijanjikan bagi Yahudi”. Namun setelah mereka pindah ke tanah Palestina yang diduduki itu, mereka baru menyadari bahwa janji tersebut palsu dan hanya sebuah mimpi.

Protes warga Zionis anti-pejabat Tel Aviv yang terus meningkat menunjukkan kegagalan  atas semua upaya mereka untuk mendorong orang-orang Yahudi pindah ke Palestina pendudukan.

Warga Zionis dengan berbagai cara terus menunjukkan protes dan ketidakpuasan mereka terhadap kondisi yang semakin buruk akibat ulah pejabat Israel. Sementara itu ekonomi  Zionis terus mengalami kemunduran dan bahkan berada di ambang kelumpuhan.

Meningkatnya gelombang protes di Israel tidak hanya menjadi lonceng tanda bahaya bagi kabinet Benyamin Netanyahu, Perdana Menteri  Zionis, yang telah goyah, namun juga menjadi tanda keruntuhan  ini yang semakin dekat.

Hidup Miskin

Moshe Silman nekat membakar diri lantaran tidak kuat bertahun-tahun hidup miskin. Silman adalah warga Kota Haifa. Pria 57 tahun ini mengikuti demonstrasi dua hari lalu menuntut perbaikan nasib buruh. Saat puluhan orang berorasi, dia mendadak menyiramkan bensin lalu membakar dirinya. Polisi segera memadamkan api dan membawa di ke Rumah Sakit Umum Ichilov, seperti dilansir surat kabar Haaretz, Senin (16/07/2012).

Dari catatan yang ditinggalkan di lokasi, Silman mengaku nekat karena tidak diterima bekerja di banyak tempat selama beberapa tahun terakhir, padahal dia membutuhkan uang untuk berobat karena mengidap stroke. “Dua proyek pembangunan kementerian tidak mau mempekerjakan saya, pemerintah Israel sama saja sudah merampok saya,” tulis Silman dalam surat itu.

Warga, kebanyakan kelas pekerja, berunjuk rasa sepekan terakhir karena biaya hidup semakin tinggi di Israel. Rezim Zionis dinilai tidak berpihak pada pekerja dengan menerapkan sistem kontrak bagi banyak pekerja di pelbagai sektor, termasuk kantor-kantor pemerintah. Bagi para pegiat, kasus Silman adalah masalah mayoritas warga Israel.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 5 Tentara NATO dan 3 Kontraktor Sipil Tewas di Afghanistan
Tulisan selanjutnya Pimpin Dewan Masjid, JK Teratas di Bursa Capres PPP

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?