Hidayatullah.com—Perusahaan sepatu ternama Nike hari Jumat melangatakan bahwa mereka menyumbang perlengkapan untuk atlet Mesir yang bertanding di Olimpiade 2012, lapor AP (28/7/201).
Pengumuman itu dirilis dua hari setelah ketua komite olimpiade Mesir mengatakan, pihaknya terpaksa memberikan perlengkapan olahraga merek Nike buatan China karena produk asli harganya terlalu mahal.
Nike mengatakan, “Kami sangat senang para atlet bisa menikmati peristiwa olahraga terbesar dengan menggunakan peroduk Nike asli.”
Pimpinan delegasi Olimpiade Mayjen Ahmad Fouly menawarkan untuk membayar perlengkapan-perelengkapan itu pada hari Kamis, namun keesokan harinya pada hari Jumat, Nike mengatakan mereka memberikannya dengan cuma-cuma.
Tahun 1997 Nike pernah merilis produk sepatu ‘Nike Air’ dengan tulisan “Air” yang menyerupai kata Allah dalam aksara Arab. Council on American-Islamic Relation (CAIR) kemudian menyampaikan protes keras atas produk tersebut dan meminta agar Nike menarik produknya, atau menghadapi boikot besar-besaran oleh Muslim di berbagai negara. Nike akhirnya memenuhi tuntutan tersebut.
Nama Nike yang legendaris itu diambil dari nama dewa kemenangan bangsa Yunani. Dan ironisnya, tidak sedikit Muslim yang bangga mengenakan produk bertuliskan nama dewa Yunani itu ketika beribadah.*