Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

HRW: Pemerintah Myanmar Dukung Kekerasan Atas Rohingya

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Agustus 2012 20:00
Bagikan
Polisi Myanmar berada di desa yang terbakar di Sittwe, 12 Juni 2012.[Xinhua]
Bagikan

Hidayatullah.com–Human Rights Watch (HRW) dalam laporannya menyebutkan bahwa pemerintah Myanmar mendukung kekerasan yang dilakukan oleh warga Buddhis terhadap warga Muslim Rohingya.

Dilansir oleh BBC (1/8/2012), HRW mengungkapkan pula bahwa pasukan keamanan Myanmar terlibat dalam kampanye pembunuhan, pemerkosaan dan penangkapan massal, dengan target kelompok Muslim. Polisi ikut menyebarkan bentrokan yang terjadi antara warga Buddhis dengan Muslim Rohingya pada bulan Juni lalu.

Pemerintah Myanmar telah mencegah para pekerja bantuan dan wartawan untuk mencapai lokasi kerusuhan di negara bagian Rakhine (Arakan), sehingga sulit mendapatkan informasi akurat tentang situasi terakhir.

Laporan HRW ini dibuat berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa pihak di Myanmar maupun Bangladesh.

Dua pekan lalu, laporan Amensty International juga menyebutkan, warga Muslim Myanmar (Burma) di negara bagian Rakhine kembali mengalami serangan dan penangkapan semena-mena beberapa minggu sesudah kerusuhan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Status situasi darurat diberlakukan di Rakhine bulan Juni setelah terjadi bentrok antara warga Buddhis dan Muslim. Sejak itu ratusan orang telah ditahan di daerah tempat suku Rohingya yang Muslim bertempat tinggal, demikian dikatakan juru bicara Amnesty.

Amnesty menuduh pasukan keamanan Myanmar dan juga warga Buddhis Rakhine melakukan penyerangan dan pembunuhan terhadap warga Muslim, serta pengrusakan harta benda mereka.

Akhir pekan lalu, Kepala badan HAM PBB UNHCR Navi Pillay meminta dilakukannya penyelidikan atas konflik agama di Arakan.

Pillay mengatakan aparat keamanan yang dikirim untuk menghentikan kekerasan di provinsi bagian utara Burma tersebut justru dilaporkan melakukan penyerangan dengan target Muslim Rohingya.

Patut diketahui bahwa di Myanmar, tidak ada warga Muslim yang diperbolehkan menjadi polisi atau aparat keamanan. Sehingga, sangat jelas kepada siapa aparat bersenjata akan berpihak dalam situasi kerusuhan seperti itu. Terlebih penindasan terhadap Muslim Rohingya sejak awal dahulu memang didukung oleh pemerintah yang berkuasa, di antaranya lewat kebijakan anti imigran yang menarget Muslim Rohingya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMMuslimmyanmarold migratePBBRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jamaah Al Islamiyyah Mesir Protes Myanmar
Tulisan selanjutnya Pengadilan Perintahkan Pria Koptik Penista Islam Ditahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?