Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uskup Agung Rowan Williams Berbalik Dukung Homoseksual

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 13 September 2012 21:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Uskup Agung Canterbury Dr. Rowan Williams mengaku selama ini salah dalam menangani isu homoseksual sehingga menimbulkan perpecahan di lingkungan gereja Anglikan.

“Memikirkan kembali apa-apa yang menurut saya tidak dilakukan secara benar pada 10 tahun terakhir, menurut saya mungkin akan membantu kalau saja saya [dulu] segera berangkat ke Amerika Serikat, saat masalah pentahbisan uskup-uskup gay menjadi semakin sulit, dan lebih berhubungan langsung dengan Dewan Uskup Amerika,” kata Williams kepada Daily Telegraph (7/9/2012) sebagaimana dikutip Christian Post, Selasa (11/9/2012).

Komuni Anglikan mengalami perpecahan besar terkait pentahbisan Gene Robinson, uskup pertama di Amerika Serikat yang terang-terangan mengaku gay. Church of England yang dipimpin Williams juga bertentangan dengan Gereja Episkopal Amerika yang mendukung perkawinan homoseksual, di mana di Inggris perkawinan sejenis itu ditentang oleh Williams dan sejawatnya.

Williams sangat kritis terhadap Perdana Menteri Inggris David Cameron yang ingin melegalkan perkawinan sesama jenis sebelum tahun 2015. Akibatnya, gereja pun dituding homophobia karena membela perkawinan tradisional antara seorang pria dan wanita.

Dalam perkembangannya kemudian, sebagaimana yang dikatakan Williams kepada Daily Telegraph, menurutnya jika definisi perkawinan antara gereja dengan negara berbeda, maka hal itu akan menghalangi pasangan sejenis untuk bisa kawin di gereja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemimpin tertinggi Anglikan dunia itu mengatakan, gereja telah salah karena mengesampingkan hak-hak kaum gay dan lesbian.

“Kami tidak benar-benar berada di garis depan memperjuangkan persamaan hak sipil bagi orang homoseksual dan kami salah dalam hal itu,” kata Williams.

Williams menilai sebagian keputusannya sebagai pimpinan Komuni Anglikan telah beberapa kali mengecewakan kelompok liberal dan konservatif. Dan oleh karenanya, menurut Williams, yang akan pensiun mengakhiri jabatannya sebagai pemimpin tertinggi Gereja Kristen Anglikan pada Desember mendatang, Church of England perlu memiliki figur “presiden” sehingga mereka bisa berbagi tugas. Di mana figur presiden itu akan menangani isu-isu penting dan besar terkait Komuni Anglikan dan uskup agung Canterbury tetap sebagai pemimpin utama aliran Kristen Anglikan dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anglikangayold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Azhar: Sikapi Film Anti Islam dengan Bijak
Tulisan selanjutnya Penulis ‘Indonesia Tanpa Liberal’ Dukung #IndonesiaDamaiTanpaSyiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?