Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Carrefour Keluar dari Indonesia

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 21 November 2012 21:16
Bagikan
Carrefour Mesir saat terjadi boikot atas Denmark terkait kartun Nabi Muhammad.
Bagikan

Hidayatullah.com—Carrefour, peritel kedua terbesar dunia, akan keluar dari Indonesia dan menjual 60% sahamnya kepada rekanan asal Indonesia CT Corp. Kesepakatan bernilai lebih dari setengah milyar euro itu akan dituntaskan awal tahun depan, lapor Euronews (20/11/2012).

Peritel raksasa asal Prancis itu melanjutkan rencana pengunduran dirinya dari pasar Asia Tenggara menyusul minimnya pendapatan mereka di kawasan tersebut yang hanya 8,9%. Bandingkan dengan pemasukannya dari pasar Eropa yang mencapai 72%.

Enam bulan setelah mulai menjabat, CEO Carrefour, Georges Plassat, mempercepat rencana penutupan usahanya di sejumlah negara Asia. Dengan menjual asetnya di Kolombia, Malaysia dan Indonesia, Carrefour dapat meraup hampir 3 milyar euro.

Uang itu akan dipergunakan untuk meningkatkan profitabilitas dan mendongkrak keuntungan gerai-gerainya yang ada di Eropa Barat, dan khususnya meningkatkan kemampuan jual 5.300 convenience store (toko ritel kecil buka 24 jam) yang dikelolanya.

Keputusan pengelola Carrefour itu mendapatkan dukungan positif dari para investor. Hal itu dibuktikan dengan kenaikan penjualan saham Carrefour yang mencapai lebih dari 30% sejak awal Januari. Dan pada hari Selasa kemarin, penjualan saham Carrefour mencatat rekor dengan naik 2,9% pada penutupan di bursa saham Paris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain menarik diri dari Asia Tenggara, Carrefour juga berencana menutup usahanya di Turki dan Polandia, agar lebih fokus menggarap pasar yang sedang mekar di Brazil dan China.

Carrefour merupakan salah satu perusahaan dalam daftar boikot kelompok BDS (Boycott, Divestment, Sanctions), karena dianggap mendukung pemerintah Zionis Israel yang menindas rakyat Palestina.

Bulan Agustus lalu Carrefour mengumumkan bahwa perusahaannya mengalami kerugian USD39 juta pada semester pertama 2012. Kerugian itu antara lain berasal dari toko-tokonya yang beroperasi di Turki dan Indonesia. Baca berita sebelumnya: Carrefour akan keluar dari Turki dan Indonesia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:indonesiakeluarold migrateZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Akui Koalisi Baru Oposisi Suriah
Tulisan selanjutnya Akun Jejaring Sosial Wakil PM Zionis Di-hacked

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?