Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kantor Partai Al Ikhwan Mesir Dibakar

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 24 November 2012 07:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sudah tiga kantor Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) bentukan Al Ikhwan Al Muslimun Mesir diserang dan dibakar oleh demonstran anti Al Ikhwan hari Jumat (23/11/2012), menyusul deklarasi konstitusional Presiden Muhammad Mursy yang memperluas kewenangannya.

Setelah membakar kantor partai Al Ikhwan yang berlokasi di dekat Lapangan Ibrahim di Alexandria, demonstran membakar kantor lain di distrik Al Ibrahimiya.

Kepala keamanan Alexandria Abdul Majid Lutfi mengatakan bahwa empat tim Pasukan Keamanan Pusat dikerahkan untuk mengamankan markas besar Partai Kebebasan dan Keadilan yang berada di distrik Samoha.

Amr Al Damirdash, koordinator media untuk Gerakan Kifaya, terluka saat terjadi bentrokan massa anti-Al Ikhwan dengan anggota Al Ikhwan di luar Masjid Ibrahim hari Jumat kemarin. Dia dilaporkan menjalani operasi plastik untuk memperbaiki wajahnya yang terluka dalam kejadian itu.

Al Ikhwan di Alexandria mengumumkan bahwa tidak ada anggotanya yang terlibat dalam bentrokan itu, sebab mereka semua sudah berangkat ke Kairo untuk berkumpul di depan istana kepresidenan, lapor Al Mshry Al Yaum.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengurus Masjid Ibrahim berusaha meredam kekerasan dengan menyetel murattal Qur`an dan mengeraskannya lewat pengeras suara, serta mendesak kedua kelompok menghentikan pertikaian.

Pada Jumat siang itu, kantor Partai Kebebasan dan Keadilan di Port Said juga diserang pengunjuk rasa. Anggota kelompok revolusi, partai-partai sayap kiri dan ultra, meneriakkan slogan menentang Al Ikhwan dan Presiden Muhammad Mursy. Mereka melempari kantor partai itu dengan batu.

Al Jazeera Mubashir Misyr melaporkan kelompok anti-Mursy menyerang kantor Partai Kebebasan dan Keadilan yang terletak di area sekitar dan membakarnya.

Menanggapi suara-suara penentang deklarasi konstitusional yang diumumkan Kamis malam lalu, pada hari Jumat Mursy dalam pidatonya menegaskan bahwa kewenangan legislatif presiden dalam deklarasi itu bertujuan untuk penegakan hukum dan memerangi korupsi dan dia tidak akan menggunakan kewenangan tersebut untuk memukul lawan-lawan politiknya.

Deklarasi konstitusional yang diumumkan tersebut memberikan wewenang bagi presiden untuk mengaktifkan kembali parlemen yang sudah dibubarkan. Sebagaimana diketahui, parlemen Mesir hasil pemilihan umum pertama pascarezim Husni Mubarak mayoritas dikuasai oleh Partai Kebebasan dan Keadilan, partai yang dulu dipimpin Mursy. Parlemen itu kemudian dibubarkan oleh Dewan Tertinggi Militer (SCAF), pemegang kekuasaan atas negara Mesir menyusul kekosongan pemerintahan pascalengsernya Husni Mubarak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ikhwanMesirmursyold migratepartai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meja ‘Pintar’ Tingkatkan Kemampuan Matematika
Tulisan selanjutnya Gereja Inggris Didesak Untuk Tahbiskan Uskup Wanita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?