Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Prancis Menolak Minta Maaf Soal Penjajahan di Aljazair

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2012 13:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Prancis Francois Hollande hari Rabu (19/12/2012) menolak meminta maaf terkait trauma yang dirasakan rakyat Aljazair saat dijajah oleh Prancis, lansir France24.

“Saya datang ke sini bukan … untuk meminta pengampunan atau maaf. Saya datang untuk mengatakan apa yang sebenarnya,” kata Hollande dalam konferensi pers di ibukota Aljir pada hari pertama kunjungannya ke bekas daerah jajahan Prancis itu.

“Ada kebenaran yang harus diutarakan tentang masa lalu dan pada saat yang sama juga ada keinginan untuk menghadapi masa depan. Dan perjalanan ini, memfokuskan pada masa depan, untuk mengajak dan memobilisasi rakyat kedua negara,” kata Hollande usai bertemu Presiden Abdulaziz Bouteflika.

Aljazair menjalani perang delapan tahun untuk melepaskan diri dari penjajahan Prancis yang dimulai tahun 1954. Perang tersebut mengorbankan sekitar 1 juta nyawa rakyat.

Menjelang kedatangan Hollande, sejumlah politisi ternama Aljazair mengecam penolakan pemerintah Prancis “untuk mengakui, meminta maaf dan memberikan kompensasi” atas tindak kejahatan yang dilakukan Prancis selama 132 tahun menjajah Aljazair.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain membicarakan masalah kerjasama perdagangan, kunjungan Hollande juga dimaksudkan untuk membicarakan kerjasama keamanan dan pertahanan.

Prancis ingin melakukan intervensi, terkait kelompok Islam di wilayah sekitara Afrika khususnya Aljazair, yang sekarang sudah menguasai bagian utara negara Mali.

Pada hari terakhir kunjungannya Kamis ini, Hollande dijadwalkan bertemu dengan para pejabat parlemen Aljazair.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Tuan Rumah Konferensi Internasional tentang Fatwa
Tulisan selanjutnya Aktivis Women2Drive Saudi Pamer SIM dari UEA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?