Hidayatullah.com—Jaksa umum Provinsi Aleppo mengumumkan pemisahan dirinya dari rezim Presiden Bashar al-Assad lewat rekaman video yang diunggah oleh para aktivis pada hari Rabu kemarin, lapor Al-Arabiya Kamis (27/12/2012).
Ahmad al-Nuaimi mengatakan bahwa pembelotannya merupakan protes atas kejahatan yang dilakukan rezim Assad terhadap rakyat Suriah. Dia juga menyatakan dirinya bergabung dengan Free Syrian Judges Council.
Pembelotan Nuaimi menyusul pembelotan hari Selasa oleh seorang petinggi militer Suriah, yang mengatakan bahwa tentara sudah berubah menjadi kelompok gang pembunuh dan perusak.
Mayjen Abdul Aziz Jasim al-Shallal kepala polisi militer Suriah mengatakan, pembelotannya disebabkan tentara pemerintah sudah keluar dari tugas utamanya yaitu melindungi negara.
Menurut data sebuah kelompok pengamat hari Rabu kemarin, jumlah korban tewas di Suriah sudah mencapai angka 45.000.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Suriah Muhammad Ibrahim al-Shar, yang terluka saat sebuah bom mobil dan dua bom lain dekat gerbang kantor kementerian meledak, terburu-buru pulang kembali ke Suriah dari perawatannya di Beirut pada hari Rabu, karena takut ditangkap oleh aparat Libanon, lapor Associated Press.*