Hidayatullah.com—Salah satu pelawak legendaris Suriah Yasin Bakoush tewas hari Ahad malam (24/2/2013) setelah mobilnya dihantam granat berpeluncur roket (RPG) yang ditembakkan pasukan rezim Suriah di daerah Al-Asali, Damaskus.
Pihak oposisi Suriah mengecam rezim Suriah atas pembunuhan pesohor berusia 75 tahun itu. Dalam video yang diunggah ke YouTube, tampak Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) mengeluarkan mayat Bakoush dari dalam kendaraannya yang rusak berat. Kepastian identitas mayat Bakoush diketahui dari kartu pengenal dan paspor miliknya.
Musisi Suriah Malik Jandali, tokoh oposisi yang juga menjadi target rezim Suriah sejak awal konflik berkecamuk, mengungkapkan kesedihannya atas kematian Bakoush di laman Facebook.
“RIP Yasin dan seluruh martir tidak berdosa, warga sipil, perempuan dan anak-anak,” kata Jandali.
“Sangat disayangkan sekali kehilangan seorang figur yang selalu melukis senyum di wajah seluruh rakyat Suriah, bahkan di tengah-tengah kepedihan yang sedang kami alami,” kata seorang jurnalis yang enggan diungkap identitasnya, dikutip Al-Arabiya.
Bakoush, ayah 11 anak, dipandang sebagai salah satu tokoh penting dalam dunia lawak Suriah. Dia sangat dikenal dalam perannya sebagai seorang pria dengan gangguan mental, yang sangat disukai oleh banyak orang.*