Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris-Prancis Menyelisihi UE Soal Senjata Oposisi Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2013 13:21 1:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Maret 2013 13:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Inggris dan Prancis dalam pertemuan di Belgia mengatakan bahwa Uni Eropa harus menghapus embargo senjata atas oposisi Suriah, jika ingin mereka berhasil menggulingkan rezim Presiden Bashar al-Assad.

Uni Eropa memberlakukan embargo senjata atas oposisi sejak April 2011, ketika pertempuran di Suriah belum meluas seperti sekarang.

Bicara dalam KTT Uni Eropa di Brussels hari Jumat (15/3/2013), Presiden Prancis Francois Hollande mengecam Rusia, sekutu Damaskus yang memveto resolusi terhadap Assad di PBB.

“Sudah dua tahun bencana berlangsung dengan sejumlah negara menyediakan senjata untuk Bashar al-Assad, dan Rusia jelas-jelas ada di antara mereka,” kata Hollande dikutip Euronews.

“Saya yakin Eropa akan mengambil keputusan ini dalam beberapa pekan mendatang,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan Hollande dibantah Dubes Rusia untuk Uni Eropa Vladimir Chizhov dan menyatakan menentang intervensi Eropa atas Suriah.

“Saya berharap baik Paris atau London tidak memandang situasi di Suriah sebagai poros perang terhadap Rusia. Saya tegaskan Rusia tidak menyediakan senjata kepada Suriah semacam itu dan juga tidak mempersenjatai pasukan Suriah,” kata Chizkov.

Dewan Nasional Suriah, kelompok oposisi yang mendapat pengakuan negara-negara Barat dan Liga Arab, memperingatkan Uni Eropa bahwa peringiriman senjata ke pasukan oposisi harus dilakukan dengan hati-hati dan dipastikan siapa yang menerima senjata itu.

“Pengiriman senjata apapun harus terus dilakukan sampai oposisi menang. Senjata-senjata itu harus hanya diberikan kepada Tentara Pembesasan Suriah (FSA) dibawah pengawasan organisasi oposisi yang diakui secara internasional,” kata George Chachan dari Dewan Nasional Suriah (NSC).

Sementara Inggris dan Prancis semangat mengirimkan senjata ke oposisi Suriah, Kanselir Angela Merkel memilih bersikap hati-hati, dengan memperingatakan bahwa mempersenjatai oposisi bisa jadi justru mengipasi bara konflik Suriah.

“Fakta bahwa 2 anggota UE telah mengubah pendirian mereka, tidak berarti 25 anggota lainnya harus mengikuti,” kata Merkel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Netanyahu Umumkan Koalisi Baru Pemerintah Zionis
Tulisan selanjutnya Diplomat, Jenderal dan Kapten Suriah Membelot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Berita
22 Oktober 2026 10:33
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?