Hidayatullah.com–Angkatan laut Amerika Serikat membantah berita yang mengatakan bahwa mereka berencana merelokasi markas Armada ke-5 nya di Bahrain ke negara tetangga, karena takut dengan ketegangan yang terus berlangsung di negara itu.
“Spekulasi dalam artikel London Times tentang armada ke-5 meninggalkan Bahrain adalah keliru,” kata Amy Derrick-Frost, petugas humas Armada ke-5, Jum’at lalu (22/7).
Menurut Derrick-Frost, hubungan angkatan laut AS dengan Bahrain sudah berlangsung selama lebih dari 60 tahun dalam menjaga keamanan dan stabilitas regional. Dan kedua negara berkomitmen untuk meneruskan kerjasama itu.
Di Washington pejabat-pejabat AS juga menyangkal berita rencana hengkang angkatan laut AS dari Bahrain.
“Kami mengetahu adanya pemberitaan ini, yang sama sekali tidak mencerminkan pandangan Departemen Pertahanan,” kata seorang pejabat Dephan AS.
Media-media Barat belum lama ini memberitakan bahwa AS berencana menarik pasukan lautnya yang berada di pangkalan di Bahrain. Laporan itu tidak menyebutkan sumber berita mereka, tapi mengatakan bahwa seorang pejabat militer AS yang berpengaruh di kawasan Teluk, punya sedikit keinginan untuk pindah.*