Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Israel 6 Juta, Secara Global Populasi Yahudi Menurun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Maret 2013 22:00 10:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2013 22:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Data statistik terbaru Israel menyebutkan bahwa jumlah populasi Yahudi di negara Zionis saat ini mencapai 6 juta jiwa, angka sama yang diklaim sepihak oleh Yahudi sebagai jumlah korban pembantaian kelompok mereka oleh Nazi Jerman.

Dengan demikian, jumlah Yahudi yang tinggal di Israel untuk pertama kalinya melebihi jumlah penduduk Yahudi di Amerika Serikat, yang sekarang mencapai 5,5 juta orang. Kenaikan jumlah penduduk Yahudi itu didorong oleh imigrasi Yahudi diaspora dari berbagai negara ke Israel.

Bertepatan dengan masa perayaan Paskah, yang menandai pembebasan bangsa Israel dari perbudakan oeh Firaun Mesir oleh Nabi Musa, tahun 2013 ini total populasi negara Zionis itu melebihi 8 juta jiwa. Warga non-Yahudi mencakup ,6 juta Arab, 350.000 Kristen non-Arab, dan sisanya kelompok campuran yang kebanyakan merupakan imigran asal bekas negara Uni Soviet yang agamanya tidak tercantum dalam sensus oleh Kementerian Dalam Negeri Israel.

Profesor Sergio Della Pergola, pakar demografi Yahudi di Universitas Hebrew di Al-Quds (Yerusalem) mengatakan bahwa jumlah populasi global Yahudi mencapai 13,8 juta. Bandingkan dengan 18 juta jiwa sebelum masa kekejaman Nazi. Namun, kenaikan jumlah penduduk Yahudi hanya terjadi di Israel.

Koran Zionis Yedioth Ahronoth melaporkan, jumlah penduduk Yahudi di Israel memang meningkat, namun secara global pertumbuhan jumlah penduduk Yahudi justru negatif.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Melihat perkembangan jumlah penduduk Yahudi yang justu negatif secara global itu, Tom Segev, seorang sejarawan Israel dan penulis buku tentang dampak psikologis Holocaust “The Seventh Million”, mempertanyakan kelangsungan ideologi Zionis di masa depan.

“Enam juta jelas angka simbolik, tetapi sebagian besar Yahudi masih tinggal di luar Israel,” katanya kepada The Daily Telegraph (28/3/2013).

“Tetapi dalam lima, tujuh atau 10 tahun, anda mungkn bisa mengatakan bahwa kebanyakan Yahudi di dunia tinggal di Israel, dan itu akan menjadi legitimasi untuk memakai istilah klise untuk pertama kalinya dalam kurun 2.000 tahun terakhir, yaitu bahwa Yahudi berada di israel.”

“Pertanyaan selanjutnya adalah, apa yang kemudian akan anda lakukan terhadap ideologi Zionis?”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Kirim 80 Ribu Ton Bantuan untuk Pengungsi Suriah
Tulisan selanjutnya Dijajah, Tapi Beri Beasiswa 50 Pengungsi di Libanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?