Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Abyei Menjadi Kota Hantu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Mei 2011 16:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–PBB mengatakan semua penduduk Sudan di kota minyak Abyei telah pergi selama terjadinya kekerasan pada perbatasan Sudan Selatan dan Utara.

“Patroli pertama di daerah konflik tersebut menunjukkan jika penjarahan dan perampasan membuat kota tersebut menjadi kosok dan hancur,” ujar juru bicara PBB pada hari Rabu.

Nesirky menambahkan tidak ada korban dari pihak sipil yang dilaporkan, tulis media PBB. 

Sementara, Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon, berbicara pada pertemuan “Extraordinary Summit of the African Union on Peace dan Security” di Africa hari Rabu mengatakan “konfrontasi militer bukanlah pilihan.”

Misi PBB di Sudan adalah mengeluarkan penduduk dari kota tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ribuan penduduk Abyei menuju daerah tetangga Agok, tetapi PBB mengatakan ada kesulitan untuk mengirim bantuan ke Agok karena kurangnya keamanan.

Sementara itu, Presiden Sudan Umar Al-Basyir mengatakan pada hari Selasa, “Abyei adalah tanah Sudan di utara,” dan menyatakan jika Utara tidak akan menarik pasukannya di daerah tersebut. 

 Selatan memisahkan diri dari Utara di bulan Januari berdasarkan “Comprehensive Peace Agreement” yang ditanda tangani tahun 2005. Deklarasi resmi kemerdekaan Selatan akan diumumkan pada 9 Juli. 

Perjanjian di tahun 2005 berakhir setelah dua dekade terjadi perang sipil antara selatan dan utara.

Perjanjian ini telah menghilangkan kesempatan penduduk lokal Abyei yang diharapkan dapat mengadakan referendum untuk memutuskan kan bergabung ke Selatan atau Utara. 

Bagaimanapun, tidak ada kemajuan yang dibuat mengenai masalah ini sejak kedua kubu tidak mampu mendapat kesepakatan berdasar kualifikasi pemilik suara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syariat Islam di NAD Hasil Demokratisasi
Tulisan selanjutnya Baznas Luncurkan Program Rumah Cerdas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?