Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Intelijen Jerman: Jumlah Pendukung Islam Naik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juni 2013 11:17 11:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juni 2013 11:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dukungan untuk kelompok-kelompok Islam meningkat di Jerman, demikian menurut laporan intelijen Jerman dalam laporan tahunannya, lansir Der Spiegel (11/6/2013).

Dalam laporan Perlindungan terhadap Konstitusi yang dibuat Kantor Federal, intelijen Jerman yang memasukkan kelompok Syiah sebagai bagian dari Islam, menyebut bahwa organisasi semacam Milli Gorus dan Hizbullah naik dukungannya dari 38.080 di tahun 2011 menjadi 42.550 pada tahun 2012.

Milli Gorus merupakan organisasi terbesar orang-orang keturunan Turki di perantauan. Di Jerman, organisasi ini merupakan organisasi Muslim terbesar. Kebanyakan imigran Turki di Jerman beragama Islam. Sedangkan Hizbullah adalah kelompok bersenjata Syiah asal Libanon.

Negara-negara Eropa hingga saat ini masih menganggap Hizbullah sebagai partai politik, sementara negara-negara Arab anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC) belum lama ini sudah menetapkannya sebagai organisasi teroris, terkait campur tangan mereka dalam konflik Suriah dengan membantu rezim Presiden Bashar al-Assad membantai rakyat Suriah.

Intelijen pemerintah Jerman dalam laporannya menyebut bahwa dukungan terhadap kelompok Salafy juga naik dari 3.800 di tahun 2011 menjadi 4.500 di tahun 2012.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Jerman bulan Mei lalu melarang organisasi Salafy dengan alasan kelompok Muslim itu berusaha menggulingkan demokrasi dan menerapkan hukum syariah di Jerman.

Para pejabat Jerman menuding Salafy melakukan aksi-aksi kekerasan terhadap institusi negara.

Neo-Nazi

Sementara itu, gerakan neo-Nazi masih berperan penting dalam aksi gerakan sayap kanan-jauh, tulis intelijen Jerman dalam laporannya.

Jumlah kelompok musik pendukung neo-Nazi di Jerman pada tahun 2012 mencapai 182. Jumlah itu naik dari 178 pada tahun 2011.

Meskipun jumlah kelompok musim berideologi Nazi itu bertambah, namun intelijen mencatat angka pertunjukan konser musik mereka menurun.

Pada bulan Nopember 2011, Jerman dikejutkan dengan sebuah kelompok yang menyebut diri mereka sebagai National Socialist Underground (NSU), yang sebelumnya sempat tidak diketahui sebagai sebuah sel dari kelompok neo-Nazi. Kelompok itu mengaku bertanggungjawab atas pembunuhan delapan orang keturunan Turki, seorang Yunani dan seorang polisi wanita jerman antara tahun 2000 sampai 2007.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Forum Umat Islam Laporkan LDII ke Polisi
Tulisan selanjutnya Mantan Panglima TNI: Tiap Muslim harus Berjihad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh

Kajian
24 Juni 2026 14:35
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat

Terbaru

  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?