Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muktamar Ulama Islam di Istanbul Sikapi kasus Mesir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Juli 2013 14:18 2:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juli 2013 14:18
Bagikan
Muhammad Yusri, Sekjen Haiah Syariiyah
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Rabu (10/07/2013) beberapa ulama Mesir yang tinggal di Istanbul Turki berkumpul guna menyikapi masalah politik yang sedang terjadi di Mesir. Di antara mereka, hadir Syeikh Said Abdul Adhim (Mesir), Syeikh Dr Muhammad Yusri al Amin (Salafy).

Dalam pertemuan ini mereka mengeluarkan pernyataan sikap terkait kudeta dan konflik berdarah yang berujung hilangnya nyawa para demonstran.

Pernyataan mencakup beberapa hal penting: Pertama, tentang pembekuan Undang-undang Mesir untuk sementara waktu. Kedua, penggulingan Presiden Mohammad Mursy. Ketiga, pengangkatan Ketua Mahkamah Konstitusi sebagai pemimpin selama masa peralihan dan pemilihan umum sesegera mungkin.

Selain itu, mereka juga mensikapi kasus penembakan saat demonstrasi damai di depan markaz Garda Republik. Di mana kala itu para pendemo melaksanakan shalat subuh,  secara bersamaan ada serangan dari segala penjuru dengan tembakan.

Menurut data, sampai berlangsungnya muktamar ini, lebih dari 80 laki laki dan perempuan (termasuk 5 di antaranya anak-anak, ditambah korban yang berjatuhan di berbagai kota lainnya, mencapai 130 orang) dan lebih dari 2800 orang luka luka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Maka kesepakatan para ulama yang berkumpul di Instanbul di hari pertama Ramadhan 1434 H bertepatan dengan tanggal 10 Juli 2013 M mengaku harus menyampaikan pesan penting.

Inilah pernyataan sikap para ulama tersebut;

“Kami sampaikan kepada ummat secara keseluruhan, dan terkhusus untuk penduduk Mesir. Ini adalah sikap syar’i, dalam menyikapi berbagai kejadian dan peristiwa yang terjadi di Mesir.

Pertama: Sesungguhnya hakekat kepemimpinan Dr. Mohammad Mursy di Mesir, adalah kepemimpinan sah, sehingga wajib bagi segenap penduduk Mesir untuk mendengar dan Ta’at, mencintai dan menolongnya. Dan hal itu sesuai batasan yang sudah syari’at tetapkan dalam bab kepemimpinan.

Kedua: Madzhab Ahlus Sunnah Wal Jama’ah sudah menetapkan bahwa haram hukumnya melakukan pemberontakan terhadap penguasa Muslim. Dengan merebut kekuasaannya, atau memutus masa kekauasaan dengan mengkudetanya. Kecuali jika telah nampak padanya kekufuran yang nyata.

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang melepaskan tangannya dari ketaatan, maka dia akan bertemu Allah pada hari kiamat, dan tidak ada hujjah (alasan) baginya.” [HR.Muslim].

Sebagaimana tidak boleh menggulingkan Pengusa Muslim, maka tidak boleh pula seorang Penguasa menanggalkan kepemimpinannya, jika dia mengetahui bahwa tindakan tersebut akan menimbulkan kerusakan Negri dan berubahnya keadaan para penduduk.

Dahulu orang orang berbondong datang dan menuntut Usman untuk menanggalkan kekuasannya. Sungguh Rasul telah berwasiat, “Wahai Ustman, Allah telah menghendaki untuk memakaikan mu pakean, maka ketika orang orang munafik menuntut mu untuk menanggalkannya, janganlah kamu lepaskan pakean tersebut sampai kamu berjumpa dengan ku.”Rasul mengulanginya 3 kali.

Ustman bersabar, sampai akhirnya dia mati dalam keadaan syahid. Semoga Allah meridhainya.

Dan Dr. Mohammad Mursy, Demonstran penentang dan para pelaku keburukan menginginkan dia untuk menanggalkan kepemimpinannya, melepaskan kepemimpinan yang telah diberikan oleh Mayoritas penduduk Negri Mesir untuknya. Dia menolak. Bahkan jikalau dia mengikuti tuntunan tersebut dan tidak kembali pada ummatnya, sungguh dia telah berdosa.

Ketiga: Wajib bagi setiap penganut agama apapun di Mesir, khususnya umat Islam di antara mereka, untuk menyelamatkan dan mengembalikannya (Presiden Mohammad Mursy) ke kursi kepemimpinan, dan mengangkat kedzaliman.

Dalam hadist Qudsi disebutkan, “Wahai para hamba Ku, sungguh aku telah mengharomkan kedzaliman atas diriKu. Dan Aku jadikan kedzaliman haram untuk kalian. Maka janganlah kalian berbuat dzalim.”

Berkata al Mawardi -Rahimahullah, “Seorang pemimpin, ketika dia sudah ditetapkan sebagai pemimpin, maka wajib bagi segenap umat untuk menyelamtkannya. Karena mereka memiliki kewajiban untuk menolongnya.”

Atas dasar tersebut, maka yang dilakukan oleh militer, bersama dengan Partai Orientalis, Sekuler, Islam, Rumuz Diniyyah (tokoh agama), sebagian kelompok Nashrani, dan juga orang-orang yang melakukan kerusakan. Hal tersebut adalah pengkhianatan terhadap legitimasi.

Orang orang yang melakukan kudeta terhadap presiden, telah membawa Negara pada situasi yang rentan, sangat riskan berakibat terjadinya perang saudara. Bahkan sudah terlihat benih-benih tersebut di berbagai propinsi, dikhawatirkan kerusakan terus menjalar dan diderita akibatnya oleh seluruh penduduk.

Atas dasar hal tersebut, wakil-wakil dari persatuan dan ikatan ulama Muslim di Istanbul menetapkan 2 ketetapan perkara:

Yang Pertama; Kewajiban syar’i bagi segenap petinggi militer untuk mengembalikan urusan kepada yang berhak, menutup pintu keburukan bagi penduduk Mesir. Dan perlu diketahui bahwa hasil dari kudeta terhadap presiden terpilih pertama di Mesir akan berakibat pada kehancuran, kecuali Allah menghendaki hal lain. Kembali kepada kebenaran lebih baik dari pada bertahan di atas keburukan.

Kedua; Wajib secara syari’at bagi segenap ulama di Mesir khususnya Al Azhar, untuk melaksanakan amanah yang dibebankan oleh syari’at kepada mereka, yaitu menyampaikan kebenaran kepada manusia. Haramnya memberontak terhadap pengusa Muslim yang terpilih dan wajib mengembalikan syari’at dan kewajiban untuk mendengarkan dan taat terhadapnya. Allah berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, taatlah kalian kalian kepada Allah, dan taatlah kalian kepada Rasul, dan kepada pemimpin dari kalian.”

Maka hendaklah mereka menyatukan kalimat, merapatkan barisan, dan menjaga darah penduduk Mesir.

Yang Terakhir;  Kalimat yang kami tujukan kepada sebagian bangsa Arab, yang memberikan selamat untuk kudeta terhadap presiden terpilih.

Sesungguhnya Islam, agama yang kalian anut, telah mewajibkan kepada kalian untuk menolongnya. Kesempatan tersebut masih terbuka, untuk masuk dan memberi sumbangsih perbaikan, bersikap tawassut (berada di tengah) untuk mengangkat kedzaliman, menjaga darah, dan mengembalikan presiden kepada tahtanya.

Dan sebagai penutup, para ulama yang berkumpul menghaturkan banyak terima kasih kepada Turki, baik segenap rakyat, pemimpin, pemerintahan, dan para ulamanya. Dalam sikapnya yang sigap terhadap Mesir, dan berbagai kejadiannya.

Kita meminta pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Berkuasa, agar menjaga Mesir di bawah naungan Islam sepanjang sejarah. Menjaga penduduknya yang mulia, menjaga darah mereka, dan menghindarkan mereka dari fitnah yang tampak maupun tersembunyi.

Kami akhiri dengan memanjatkan puji pada Allah Rab semesta alam.”

Demikian hasil kesepakatan Muktamar Persatuan Ulama di Istanbul, 1 Ramadhan 1434 H, sebagaimana dimuat di Aljazeera.com.*/Rizqi, Mesir

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kudeta MesirMuktamar Ulama Islamulama Istanbul
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Pemuda Kristen India terpengaruh “Sekte Setan”
Tulisan selanjutnya Anggota DPR Berharap Kasus Buku SD Berbau Porno Tak Terulang Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?