Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polling: Warga Mesir Senang Polisi Bubarkan Kamp Pro-Mursy

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2013 15:19 3:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Agustus 2013 15:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jajak pendapat terbaru yang digelar oleh lembaga survei Baseera menunjukkan bahwa 67 persen warga Mesir “senang” dengan tindakan polisi yang membubarkan dua kamp demonstran pro-Mursy pada 14 Agustus lalu, lansir kantor berita Mesir MENA (22/8/2013).

Jajak pendapat yang sama menunjukkan bahwa 24 persen responden mengatakan tidak senang dan 9 persen lainnya tidak menyatakan senang atau tidak senang.

Menurut Magued Osman pimpinan Baseera, jajak pendapat itu juga menunjukkan bahwa hanya 17 persen warga Mesir yang percaya para demonstran yang dibubarkan itu tidak bersenjata. Sebanyak 67% responden yakin demonstran membawa senjata. Sedangkan 16% lainnya mengatakan tidak tahu.

Responden yang merasa perlu ada tambahan waktu untuk negosiasi sebelum aksi duduk pro-Mursy dibubarkan jumlahnya mencapai 24%. Namun menurut 70% responden, Al-Ikhwan sudah mendapatkan waktu yang cukup untuk segera membubarkan aksi mereka dan tidak perlu diberi tambahan waktu lagi.

Terkait penggunaan kekuatan untuk membubarkan aksi duduk pro-Mursy, sebanyak 23% mengatakan aparat menggunakan kekuatan berlebihan, sementara 65% yakin tindakan aparat tidak terlalu keras. Meskipun demikian, 56% responden menilai jumlah korban yang jatuh akibat penggunaan kekuatan oleh aparat untuk membubarkan demonstran di kedua tempat itu terlalu banyak. Responden yang menyatakan jumlah korban tidak terlalu banyak mencapai 34%.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Enam puluh dua persen responden mengatakan jumlah korban yang tinggi disebabkan kesalahan demonstran, dan hanya 13 persen responden yang menilai polisi bertanggungjawab atas jatuhnya korban yang banyak itu. Sementara 25 persen lainnya menyatakan ragu-ragu tidak tahu siapa yang bertanggungjawab akan hal tersebut.

Mengenai reaksi internasional, 78% responden yakin negara-negara yang keberatan dengan tindakan aparat keamanan Mesir tidak berhak bersikap demikian. Sebanyak 8% responden menyatakan dunia internasional berhak beraksi atas tindakan aparat Mesir, sementara 15% lainnya menyatakan ragu-ragu.

Tiga puluh sembilan persen responden yakin respon Mesir tehadap reaksi internasional bagus, sementara 32 persen menyatakan rata-rata dan 10% menyatakan buruk.

Baseera melakukan jajak pendapat itu atas 1.395 orang warga Mesir berusia di atas 18 tahun lewat wawancara telepon dan telepon seluler dari tanggal 19 sampai 21 Agustus. Riset dilakukan 4 hari menyusul dilakukannya pembersihan atas kamp demonstran pro-Mursy, sehingga memberikan kesempatan responden untuk memahami tentang apa yang sedang terjadi dan mengetahui akibat setelahnya, kata Osman.

Menyusul kudeta militer atas pemerintahan presiden Muhammad Mursy pada 3 Juli 2013, para pendukung Mursy melakukan aksi unjuk rasa yang berpusat di Lapangan Rabaa al-Adawiya di Kairo dan Al-Nahda di Giza. Mereka menuntut agar Mursy dikembalikan ke kursi presiden.

Peran Media

Sebelumnya, pengamat politik Hisham Kassem dikutip DW.DE mengaju terkejut saat polisi dan tentara memburu para anggota kelompok Ikhwan yang mendukung presiden terguling Mohammad Mursy,  media justru mengambil bagian dalam “kampanye melawan Ikhwan.

“Kini media memafaatkan situasi yang dihadapi Ikhwan dan membuat mereka harus membayar (apa yang mereka lakukan sebelumnya-red),“ ujar Hisham.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Berdarah, Pemain FC Basel Ogah Rayakan Gol
Tulisan selanjutnya Jual Parfum ‘Morsi’ Pemuda Palestina Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?