Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Syeikh Qaradhawi Berbicara tentang Khawarij

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2013 15:57 3:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Agustus 2013 15:57
Bagikan
Syeikh Dr Yusuf Al Qaradhawi
Bagikan

Hidayatullah.com—Hakekat khawarij adalah kelompok yang keluar atau memberontak terhadap pemimpin yang sah, dan yang dilakukan oleh militer pimpinan Jenderal Abdul Fattah Al-Sisi terhadap presiden terguling Mohammad Mursy dalam kudeta militer, demikian disampaikan Ketua Persatuan Ulama Muslim se-Dunia, Syeikh Dr Yusuf al-Qaradhawi.

“Kriminaslitas sesungguhnya adalah kudeta itu sendiri, bagaimana bisa demonstrasi damai dikatakan teror? Siapapun dapat melihat para demonstran mengangkat kedua tangan mereka, tidak membawa apapun selain ucapan takbir dan keinginan yang mereka sampaikan dengan lidah mereka,” ujar Syeikh Qaradhawi dalam acara Syar’iyyah Wal Hayah (Syariah dan Kehidupan), sebuah acara yang disiarkan oleh TV Aljazeera  hari Senin (25/08/2013) yang mengangkat tema “Khawarij; Antara Agama, Sejarah, dan Politik.”  

“Abdul Fattah Al-Sisi, yang menyerang mereka (kelompok pro Mursy, red), menyebabkan 6 ribu korban jiwa, 10 ribu dipenjara, dan 20 ribu luka-luka, itulah kriminalitas dan teror yang sebenarnya,” tegas ulama yang sempat dijebloskan ke dalam penjara pada masa pemerintahan Rezim Husni Mubarak ini.

Dalam acara yang berdurasi satu jam tersebut, Syeikh Yusuf Qaradhawi menerangkan bahwa hakim atau pemimpin yang sah menurut Islam adalah dia yang dibaiat oleh mayoritas umat Islam. Baik itu dalam bentuk ucapan, maupun kotak suara (hasil Pemilu, red).

“Muhammad Mursy terpilih secara demokratis, dasar pemerintahan yang diterima oleh rakyat Mesir melalui Revolusi 25 Januari, dia mendapat 62 persen suara, maka Mursy lah pemimpin yang sah,” terang Al-Qardhawi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sedangkan Muham Imarah, seorang pakar dan pemikir Islam, saat diwawancarai via Aljazeera via telepon mengatakan hakekat khawarij adalah mereka yang memberontak dengan senjata.

“Khawarij adalah mereka yang memberontak terhadap pemimpin yang sah, Dr. Muhammad Mursy yang terpilih secara demokratis dengan senjata,” katanya mengecam kudeta militer.

Saat ditanya tentang kelanjutan tindakan yang akan dilakukan oleh rakyat pendukung syar’iyyah (konstitusional), Al-Qaradhawi menjawab, “Seperti yang disampaikan oleh Mursyid Al Ikhwan al Muslimun, Dr. Muhammad Badi’, bahwa demonstrasi kita adalah damai, dan akan senanatiasa damai, dan sikap damai kita ini lebih kuat dari tembakan peluru,” tutupnya.*/Rizky (Mesir)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ImarahKhawarijkudetamiliter mesirSyeikh Yusuf al Qaradhawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Tidak Ada Ustadz Seleb
Tulisan selanjutnya MUI Nyatakan Tolak Penyelenggaraan Miss World

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?