Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Covid-19: Kematian di Amerika Serikat Tembus 800.000, Kebanyakan Tidak Divaksinasi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Desember 2021 13:18 1:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Desember 2021 13:18
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 800.000 orang Amerika sejauh ini telah meninggal karena coronavirus.

Angka itu tercatat ketika AS pada hari Senin (14/12/2021) mencapai total 50 juta kasus Covid-19 yang terkonfirmasi.

“Gelombang penyakit yang kita lihat sekarang akan berlanjut sampai tingkat kekebalan populasi cukup tinggi untuk mencegahnya. Sederhananya, kita belum sampai di sana,” kata Dr Keri Althoff, seorang pakar epidemiologi di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, seperti dilansir BBC Rabu (15/12/2021).

Lebih dari 800.000 kematian itu terjadi sejak pasien pertama AS meninggal dunia akibat Covid-19 lebih dari 650 hari lalu di Seattle, negara bagian Washington.

Sejak vaksin Pfizer – vaksin Covid-19 pertama yang disetujui dipakai di AS – disuntikkan ke lengan-lengan warga pada musim dingin tahun lalu, jumlah kematian yang tercatat hampir 300.000.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jumlah korban nyawa di AS itu jauh melebihi negara lain mana pun di dunia.

Brazil sejauh ini mencatat 616.000 kematian akibat coronavirus, sementara India membukukan lebih dari 475.000.

Dilihat dari kematian per kapita, AS saat ini menempati urutan ke-20 di dunia, membuntuti beberapa negara Amerika Selatan dan Eropa, menurut data Johns Hopkins University.

Kematian akibat Covid-19 di Amerika Serikat datang dalam tiga gelombang utama.

Yang pertama – paling parah dialami New York City – mencapai puncaknya pada April 2020, sebelum tingkat infeksi menurun di musim panas dan musim gugur.

Lonjakan besar-besaran kemudian terjadi pada musim dingin lalu setelah banyak orang bepergian dan berkumpul selama musim liburan. Pada puncaknya di bulan Januari 2021, lebih dari 3.000 kematian dikonfirmasi terjadi dalam sehari.

Jumlah kematian turun secara signifikan musim semi lalu karena vaksin tersedia di mana-mana, tetapi melonjak lagi pada bulan Juli dan sepanjang musim panas ketika varian Delta yang sangat menular menyebar.

Manula selalu menjadi yang kelompok paling rentan, dan meskipun merupakan mereka menjadi kelompok yang paling banyak divaksinasi, satu dari 100 orang Amerika yang berusia di atas 65 tahun telah meninggal akibat coronavirus selama pandemi.

Kebanyakan orang yang meninggal dunia  kurun beberapa bulan terakhir di AS belum divaksinasi. Oleh karena itu Presiden Joe Biden mulai menyebut Covid-19 di AS sebagai “pandemi di kalangan orang yang tidak divaksinasi”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcoronaviruscovid-19Kematianvaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Malta Orang Boleh Tanam dan Pakai Ganja di Rumah
Tulisan selanjutnya ekonomi pesantren Angka Stunting Indonesia Tinggi, Wapres Ma’ruf: Perlu Komitmen dan Kolaborasi Bersama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral

Berita
8 Juni 2026 20:30
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Terbaru

  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?