Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gagal Gelar Olimpiade 2020, Erdogan Tuding IOC Abaikan Muslim

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 September 2013 09:55 9:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 September 2013 09:55
Bagikan
vaksin afrika
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemilihan kota Tokyo sebagai penyelenggara kompetisi olahraga Olimpiade 2020, disebut Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai tidak fair, dan membuktikan bahwa International Olympic Committee (IOC) mengabaikan dunia Muslim.

Tokyo mengalahkan Istanbul dengan 60 suara lawan 36 suara saat pemilihan akhir oleh anggota-anggota IOC di Buenos Aires pada Sabtu (7/9/2013). Dengan demikian Jepang menjadi penyelenggara Olimpiade untuk kedua kalinya, sementara Madrid sudah kalah di putaran awal.

Erdogan mengatakan, Jepang dan Spanyol sama-sama sudah pernah menjadi tuan rumah Olimpiade, sedangkan Turki belum pernah sama sekali.

“Ini tidak adil,” kata Erdogan kepada media-media di Turki. “Dengan begitu, mereka memutus hubungan dengan 1,5 milyar orang di dunia Muslim,” ujar Erdogan Senin (9/9/2013) dikutip Reuters.

Sebelumnya, Istanbul juga gagal dalam pencalonan menjadi tuan rumah untuk Olimpiade tahun 2000, 2004, 2008 dan 2012.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jurubicara IOC Mark Adams mengatakan, Istanbul sudah melakukan upaya luar biasa untuk menjadi tuan rumah Olimpiade. “Sayangnya, sebagaimana dalam olahraga, hanya ada satu pemenang.”

Dalam proposalnya, Tokyo yang pernah menjadi tuan rumah Olimpiade 1964, memperkirakan dana untuk penyelenggaraan acara non-pertandingan sekitar $4,4 milyar dan khusus untuk pertandingan $3,4 milyar tahun 2020 mendatang.

Sementara Istanbul, yang belum punya pengalaman menyelenggarakan event Olimpiade, dalam proposalnya menyebut total dana $19 milyar. Angka ini dinilai sangat besar dan terlalu riskan, terlebih Turki belum berpengalaman mengelola kompetisi olahraga internasional yang terbesar sedunia itu.

Masalah lainnya, belasan atlet atletik Turki belum lama ini terlibat penggunaan doping dalam kejuaraan di Eropa, sehingga Federasi Atletik Turki mendapatkan larangan tanding.

Menteri Olahraga Turki Suat Kilic, mengatakan isu doping bukan hanya terjadi di Turki, tetapi juga di banyak negara lain. Dan PM Erdogan sudah menegaskan akan memeranginya tanpa ampun.

Hal lain yang menbuat suram Turki adalah masalah demonstrasi yang hingga kini masih belum bisa diatasi pemerintah di Istanbul, disamping masalah di negara tetangganya, Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 8 Hari Menikah, Istri Dorong Suami Masuk Jurang
Tulisan selanjutnya Penyakit karena Gaya Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?