Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dimiliki Iran, Pencakar Langit di Manhattan Disita Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 September 2013 10:08 10:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 September 2013 10:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat mengambil alih kendali atas sebuah gedung pencakar langit di pusat bisnis Manhattan, yang menurut jaksa dimiliki oleh Iran secara diam-diam, kata Departemen Kehakiman AS dalam pernyataannya hari Selasa (17/9/2013), meskipun penyitaan itu bisa digugat kembali, lansir AFP.

Penyitaan dan penjualan gedung berlantai 36 di jantung kota New York di Fifth Avenue itu akan menjadi obyek terbesar yang pernah disita terkait dengan aksi terorisme, kata pernyataan itu.

Pekan lalu seorang hakim berpihak kepada pemerintah AS, dengan mengatakan bahwa pemilik gedung tersebut melanggar undang-undang pencucian uang dan sanksi yang dikenakan atas Iran.

Jaksa penuntut federal di Manhattan Preet Bharara mengatakan, keputusan hakim itu mendukung klaim Departemen Kehakiman, yang berpendapat bahwa gedung tersebut “merupakan bagian depan dari Bank Melli (sebuah bank nasional Iran-red) yang oleh karenanya berarti bagian depan dari pemerintah Iran.”

Bharara mengatakan, hasil penjualan gedung sitaan itu nantinya akan digunakan untuk membayar kompensasi bagi korban terorisme yang disponsori Iran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaksa menduga kuat pemilik gedung, Alavi Foundation dan Assa Corporaton, mentransfer hasil pendapatan sewa dan dana-dana lainnya ke Iran melalui Bank Melli.

Alavi juga menjalankan sebuah yayasan amal untuk Iran dan mengelola gedung tersebut untuk pemerintah Iran, imbuh pernyataan tersebut.

Dibangun di tahun 1970an oleh sebuah lembaga nirlaba yang dikendalikan Shah Iran dan dibiayai lewat kredit pinjaman dari Bank Melli, gedung itu diambil alih oleh pemerintah Iran yang baru setelah revolusi tahun 1979, kata jaksa AS.

Lembaga nirlaba milik Shah Iran itu, Pahlavi Foundation, kemudian diubah namanya menjadi Mostazafan Foundation of New York dan diubah lagi menjadi Alavi Foundation.

Seorang mantan presiden Alavi Foundation menyatakan diri bersalah pada tahun 2009, karena menghancurkan dokumen terkait dengan kasus kepemilikan gedung yang pertama kali diperkarakan tahun 2008 itu.

Alavi Foundation mengatakan akan banding. Dalam websitenya yayasan mengatakan “kecewa” dengan keputusan pengadilan dan tidak memiliki kesempatan untuk membela diri dihadapan juri.

Departemen Keuangan AS menerapkan sanksi ketat terhadap Iran, memasukkan sejumlah perusahaan dan organisasi Iran ke dalam daftar hitam, serta memantau ketat transfer dana ke Iran oleh siapapun.

Semua tindakan itu ditujukan AS agar Iran berhenti meembuat senjata nuklir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wakil Menlu Zionis: Kami Akan Intervensi Mesir jika Keamanan Terancam
Tulisan selanjutnya Rombongan Pertama Jamaah Indonesia Tiba di Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?