Hidayatullah.com–Bentrokan antara demonstran dan petugas keamanan kembali terjadi di jantung kota Kairo. Bentrokan ini terjadi di sekitar kantor Perdana Menteri Mesir.
Pencahnya bentrokan tersebut dipicu karena pembakaran tiga mobil dan tenda-tenda demonstran, serta ditangkap dan dianiayanya seorang pemuda demonstran selama beberapa jam hingga menyebabkan luka parah di wajahnya. Tidak diketahui siapa pelakunya, namun para demonstran menuduh bahwa petugas keamananlah yang melakukan itu semua.
Namun petugas keamanan menolak tuduhan tersebut, dan mengatakan bahwa pelakunya adalah pegawai kementerian yang sampai sekarang masih belum bisa bekerja di kantor mereka.
Para demonstran lalu menutup Jalan Qashru ‘Ain, yang menjadi akses untuk menuju ke kantor Perdana Menteri, Majelis Syuro serta kantor Parlemen.
Sementara itu, Partai Kebebasan dan Keadilan menegaskan bahwa mereka tidak bertanggungjawab atas bentrokan tersebut.
Dalam sebuah pernyataannya, partai milik Ikhwanul Muslimin ini juga memperingatkan akan adanya upaya-upaya dari pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menyeret negara kepada krisis.