Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Tutup Koran Al-Ikhwan al-Muslimun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 September 2013 20:04 8:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 September 2013 20:04
Bagikan
Koran terbitan Partai Kebebasan dan Keadilan bentukan Ikhwanul Muslimin Mesir.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang Mesir telah menutup kantor pusat koran Al-Hurriyah Wal’Adalah milik organisasi Al-Ikhwan al-Muslimun di Kairo.

Itu merupakan tindakan teranyar yang dilakukan untuk menghancurkan gerakan Islam tersebut, kata Al-Ikhwan Rabu (25/9/2013).

Sebelumnya pada hari Senin, pengadilan menyatakan Al-Ikhwan sebagai organisasi terlarang dan menghentikan seluruh aktivitasnya, berikut organisasi-organisasi di bawahnya.

“Kami para jurnalis koran Al-Hurriyah Wal’Adalah mengecam pasukan keamanan atas penutupan kantor pusat koran ini,” kata Al-Ikhwan dalam pernyataan di laman Facebook-nya.

Polisi menyerbu kantor koran itu lewat tengah malam dan mengangkut isinya. Sebuah sumber di Departemen Keamanan Kairo mengatakan, hal itu merupakan tindaklanjut dari keputusan pengadilan hari Senin kemarin terkait status Al-Ikhwan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jurubicara Al-Ikhwan di London, Abdullah El Haddad, kepada Aljazeera mengatakan bahwa tindakan militer itu tidak saja melecehkan partainya, tetapi juga demokrasi.

El Haddad mengatakan, organisasinya akan selalu turun ke jalan guna melawan junta militer.

“Al-Ikhwan al-Muslimun telah memiliki akar mendalam di masyarakat Mesir selama lebih dari 80 tahun,” ujarnya.

Sementara itu Zoher Sobky, seorang pensiunan militer dan analis politik mengatakan, situasi Mesir saat ini sudah berubah sejak revolusi 2011. “Mayoritas rakyat Mesir, bahkan yang dulu mendukung Al-Ikhwan al-Muslimun, telah berubah pemikirannya,” kata Sobky kepada Aljazeera.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mendoakan Orang yang Memarahi
Tulisan selanjutnya Sambil Menunggu Dapat Kerja, Wanita Saudi Berdagang via Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?