Hidayatullah.com–Sepuluh menteri di Sudan Selatan dikonfirmasi terjangkit coronavirus penyebab Covid-19.
Menteri Informasi Michael Makuei mengatakan kepada BBC Jumat (22/5/2020) bahwa semua pejabat tinggi mantan anggota gugus tugas penanggulangan wabah coronavirus telah dites positif Covid-19.
Namun, dia membantah kabar yang menyatakan Presiden Salva Kiir, yang juga anggota gugus tugas, mengidap Covid-19.
Kabar tersebut muncul hanya beberapa hari setelah Riek Machar, wapres pertama, mengumumkan bahwa dirinya tertular Covid-19 berikut istrinya, Menteri Pertahanan Angelina Teny.
Mereka dites positif setelah kontak dengan seorang mantan anggota gugus tugas yang mengidap Covid-19.
Semua menteri yang terjangkit sekarang sedang melakukan isolasi mandiri dan pemerintah mengatakan kondisi mereka baik.
Puluhan pengawal dan staf juga dites positif Covid-19 dan sedang dikarantina.
Sudan Selatan mengalami lonjakan kasus coronavirus beberapa hari terakhir dengan 481 kasus terkonfirmasi dan 6 kematian.
Ada kekhawatiran virus menyebabkan kekacauan di Sudan Selatan, yang sistem kesehatannya nyaris tak berfungsi menyusul konflik bersenjata selama puluhan tahun, sementara ratusan ribu orang tinggal di kamp-kamp pengungsian karena kehilangan tempat tinggal akibat konflik.*