Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga New South Wales Diminta Matikan Lampu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juni 2022 21:12 9:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juni 2022 21:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Energi Australia mendesak warga di New South Wales agar mematikan lampu-lampu di rumah mereka karena wilayah itu menghadapi krisis energi.

Menteri Chris Bowen mengatakan warga New South Wales – negara bagian di mana terdapat kota terbesar Australia, Sydney – hendaknya tidak menggunakan listrik selama dua jam setiap malam apabila mereka “punya pilihan”.

“Jika Anda memiliki pilihan tentang kapan harus menjalankan peralatan tertentu, jangan jalankan dari pukul 6 hingga 8 [malam],” katanya dalam konferensi pers yang disiarkan televisi di Canberra, seperti dilansir BBC Kamis (16/6/2022).

Meskipun demikian, dia menambahkan bahwa dirinya “yakin” pemadaman listrik akan dapat dihindari.

Permintaan itu dikeluarkan setelah pasar utama listrik ditangguhkan disebabkan kenaikan harga-harga.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Australia adalah salah satu pengekspor batubara dan gas alam cair terbesar di dunia, tetapi berjibaku dengan krisis listrik sejak bulan lalu. Tiga perempat dari listrik negara masih dihasilkan menggunakan batu bara. Pemerintah sejak lama dituduh tidak berbuat cukup untuk mengurangi emisinya dengan berinvestasi dalam energi terbarukan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Australia merasakan dampak gangguan pasokan batubara, pemadaman di beberapa pembangkit listrik tenaga batubara, dan melonjaknya harga energi global.

Banjir awal tahun ini menggenangi beberapa tambang batubara di New South Wales dan Queensland, sementara masalah teknis telah memangkas produksi di dua tambang yang memasok stasiun berbahan bakar batubara terbesar di New South Wales.

Sekitar seperempat kapasitas pembangkit listrik tenaga batubara Australia saat ini tidak dapat digunakan karena pemadaman tak terduga dan pemeliharaan terjadwal.

Beberapa produsen listrik mengalami lonjakan biaya produksi listrik karena harga batubara dan gas global meroket disebabkan sanksi terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Sementara itu, permintaan energi melonjak di tengah cuaca dingin dan karena ekonomi Australia mulai aktif kembali setelah pembatasan Covid-19 dilonggarkan.

Semua itu ikut menaikkan harga listrik di pasar grosir hingga di atas A$300 (£173; $210) harga per megawatthour yang ditetapkan oleh regulator pasar energi Australian Energy Market Operator (Aemo).

Namun, harga yang dipatok itu di bawah ongkos produksi untuk sejumlah generator milik perusahaan-perusahaan listrik, yang memutuskan untuk menahan kapasitasnya.

Lynne Chester, seorang pakar energi dari University of Sydney, mengatakan kepada BBC bahwa para pembuat kebijakan sebenarnya sudah mengetahui risiko generator-generator menua sejak lama. Namun, mereka mengabaikannya.

Menurut Chester, generator-generator yang ada – yang hampir seluruhnya digerakkan oleh bahan bakar fosil – usianya sudah puluhan tahun sementara mereka menghadapi permintaan pasokan listrik yang terus bertambah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiabahan bakarBatubarageneratorkrisis energilistrikNew South WalesSydney
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Nigeria Temukan Siswi yang Diculik Boko Haram 8 Tahun Lalu
Tulisan selanjutnya Hamas Ajak Masyarakat Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?