Hidayatullah.com—Klub sepakbola Mesir Al-Ahly hari Senin (11/11/2013) memutuskan sementara tidak akan memainkan striker utamanya, Ahmad Abdul Zahir, karena memberikan salam 4 jari setelah berhasil mencetak gol dalam pertandingan melawan Orlando Pirates di laga final Liga Champion hari Ahad.
Dalam rilis di situsnya hari Senin Al-Ahly mengatakan pembekuan juga diberlakukan atas kewajiban finansial klub kepada pemain bintang itu. Tim investigasi akan menyelidiki insiden tersebut, untuk kemudian melaporkan temuannya dalam pertemuan darurat pada hari Selasa, lapor Ahram Online.
Akibat tindakannya, Abdul Zahir juga akan diperiksa oleh Asosiasi Sepakbola Mesir.
Menteri Olahraga Taher Abu Zaid yang menyaksikan pertandingan hari Ahad itu secara langsung mengaku tidak mempersalahkan tindakan Abdul Zahir, karena yang terpenting adalah kemenangan Al-Ahly. Meskipun demikian, dia mengumumkan bahwa pemain andalan tersebut akan diperiksa dan diganjar sanksi.
Sebelumnya pada hari Ahad, petarung Kung Fu Mesir dinyatakan tidak boleh mengikuti pertandingan selama 1 tahun, karena memberikan salam 4 jari ketika bertanding di Rusia belum lama ini.
Salam 4 jari (Rabaa) merupakan simbol perlawanan yang dipopulerkan para pendukung mantan presiden Muhammad Mursy.*