Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Bantu $10 Juta, Komunis Jarah Bantuan Topan Haiyan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 November 2013 13:52 1:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 November 2013 13:52
Bagikan
Polisi bersenjata mengawal truk bantuan untuk korban topan Haiyan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Arab Saudi mengumumkan donasi sebesar $10 juta kepada Filipina untuk membantu korban badai topan Haiyan.

Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdullah memerintahkan dikeluarkannya uang tunai $10 juta guna membantu korban badai di Filipina, kata Menteri Keuangan Ibrahim al-Assaf dalam pernyataannya kepada kantor berita pemerintah Saudi SPA Jumat (15/11/2013).

Assaf mengatakan, pemerintah Saudi akan mengirimkan uang untuk membantu para korban topan Haiyan itu lewat koordinasi dengan pemerintah Manila.

Sampai berita ini diturunkan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan topan Haiyan telah merenggut nyawa sedikitnya 4.460 orang. Sedangkan otoritas penanggulangan bencana Filipina menyebut angka 3.621 orang tewas, 3.853 terluka dan 77 dinyatakan hilang.

Penjarahan Pemberontak Komunis

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada hari Rabu (13/11/2013) The Telegraph melaporkan bahwa pengiriman bantuan untuk korban terkendala dengan adanya aksi penjarahan oleh kelompok komunis bersenjata dan warga yang kelaparan.

Wilayah yang terdampak badai nyaris menjadi daerah tanpa hukum dan ketertiban, akibatnya proses pengiriman bantuan menjadi mimpi buruk tersendiri. Konvoi bantuan kemanusiaan yang dikawal tentara Filipina terjebak dalam baku-tembak dengan Tentara Rakyat Baru, sayap militan Partai Komunis Filipina.

The Telegraph melaporkan, pagi 13 Nopember salah satu rombongan yang akan menyalurkan bantuan dengan menyeberangi Jembatan Juanico yang menghubungkan Tacloban dengan provinsi tetangga Samar terpaksa berbalik arah. Pada malam sebelumnya, dua orang pemberontak tewas di dekat Matnog ujung Pulau Luzon setelah mencoba membajak konvoi Palang Merah.

Di Alangalang arah Barat Tacloban, delapan orang tewas saat tembok runtuh dihajar ribuan orang yang berebut gudang beras pemerintah.

Lebih dari 100.000 karung beras dijarah, kata Rex Estoperez jurubicara Otoritas Pangan Nasional Filipina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Rohingya OKI Ingin Dialog Langsung dengan Myanmar
Tulisan selanjutnya Amerika Tawarkan Uang untuk Informasi Serangan Benghazi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?