Hidayatullah.com–Pada hari Jumat (5/2/2016), dua pejabat Arab Saudi menyatakan kepada CNN bahwa kerajaan akan mengirim sekitar 150 ribu pasukan untuk mempersiapkan operasi darat memerangi ISIS/IS, demikian lansir CNN.
Sumber itu juga menyatakan bahwa rencana latihan akan dilakukan pada Maret. Pasukan disamping dari Saudi, juga dari Mesir, Sudan dan Yordania yang sudah tiba di Saudi untuk melakukan pengujian, sedangkan untuk Maroko, Turki, Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar adalah pengecualian.
Masih menurut sumber tersebut, bahwa Saudi dan Turki akan memimpin pasukan tersebut dan pasukan akan memasuki Suriah melalui Turki.
Sebelumnya, pada hari Kamis lalu, Ahmad Asiri selaku penasehat kantor meneteri pertahanan Saudi menyatakan bahwa pihaknya bersedia mengirim pasukan untuk melakukan operasi darat memerangi ISIS/IS.
Setelah itu, pihak AS memberikan sambutan positif atas kesediaan Arab Saudi dalam operasi di Suriah.*