Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Laporan Serangan Seksual 2013 di Lingkungan Militer Amerika Meningkat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Desember 2013 20:08 8:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Desember 2013 20:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Laporan kejahatan seksual di lingkungan militer Amerika Serikat meningkat lebih dari 50 persen tahun ini, kata pejabat departemen pertahanan.

Lebih dari 5.000 kasus serangan seksual dilaporkan terjadi pada tahun fiskal yang berakhir 30 September 2013. Bandingkan dengan periode 2012 yang mencapai 3.374 kasus, lansir Associated Press (28/12/2013) mengutip data yang diperolehnya.

Sekitar 10 persen dari laporan periode 2013 itu, kasusnya terjadi sebelum korban resmi berdinas di kemiliteran. Angka itu naik dari 4 persen pada periode 2012.

Kolonel Alan R Metzler, wakil direktur kantor pencegahan dan penanggulangan serangan seksual di Pentagon mengatakan, semakin banyak korban yang membuat laporan pengaduan resmi, dibanding hanya meminta perawatan medis tanpa mengajukan tuntutan resmi.

Sejak lama militer berupaya mendorong agar korban mengadukan serangan seksual yang dialaminya. Namun sering kali korban mengeluh takut untuk mengadu jika pelakunya berpangkat tinggi dan mengancam mereka agar tidak melaporkannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akibatnya, banyak tindak kejahatan seksual di lingkungan militer AS yang tidak dilaporkan. Sebuah survei awal tahun 2013 menunjukkan, sekitar 26.000 personel militer Amerika mengaku pernah mengalami serangan seksual atau dipaksa melakukan hubungan seksual.

Menurut laporan terbaru itu, kenaikan jumlah laporan tertinggi, 86 persen, terjadi di kalangan Marinir, yang merupakan kesatuan dengan jumlah personel paling sedikit. Sementara kenaikan terendah, sekitar 45 persen, ada di lingkungan angkatan udara. Angkatan laut mengalami kenaikan jumlah pengaduan 46 persen dan angkatan darat –yang memiliki jumlah personel terbesar– mengalami kenaikan 50 persen.

Jill Loftus, direktur kantor urusan serangan seksual di lingkungan angkatan laut yang juga mencakup korps marinir, mengatakan bahwa kenaikan jumlah pengaduan itu menunjukkan bahwa personel militer di lingkungannya mulai mengerti tindakan-tindakan yang termasuk pelecehan atau serangan seksual.

“Sepertinya, kita menyaksikan semakin banyak orang yang paham apa serangan seksual itu,” kata pejabat wanita tersebut, seraya menambahkan bahwa semakin banyak orang yang berani mengadukan kasusnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Politisi Senior Muslim Libanon Anti-Hizbullah Dibunuh
Tulisan selanjutnya Kisah Muallaf Kenya yang Masuk Islam Setelah Berzina Saat Natal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?